Ketegangan Iran-Israel Mereda, Harga Minyak Dunia Turun
Presiden Trump bergerak agresif demi menyelamatkan reputasi politiknya dalam mengakhiri perang yang pecah sejak 28 Februari lalu. Trump mengeklaim bahwa baik Israel maupun Iran menghendaki gencatan senjata segera.
>>> Bitcoin Tak Lagi Jadi Satu-satunya Cerita di Ekonomi Kripto
"Negosiasi akhir menuju 'Perdamaian' sedang berlangsung, selama tidak dihalangi oleh kebodohan atau ketidaktahuan," tulis Trump di media sosial.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump mengaku memberikan peringatan keras kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar tidak kembali memicu perang dengan Iran.
Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, menepis narasi bahwa Trump memberikan tekanan kepada Netanyahu. Leiter menyebut hubungan kedua pemimpin sangat kooperatif.
Ancaman Baru dari Yaman
Meskipun situasi di Teheran dan Tel Aviv mereda, potensi perluasan perang muncul dari Laut Merah.
Kelompok Houthis di Yaman yang bersekutu dengan Iran menegaskan komitmennya memblokir pelayaran kapal Israel.
Houthi mengklaim telah menembakkan rudal ke arah kota Eilat. Sirene peringatan sempat berbunyi di Israel sebelum militer berhasil mencegat objek terbang mencurigakan tersebut.
Keterlibatan Houthi diantisipasi ketat oleh pasar energi dunia karena wilayah yang mereka kontrol merupakan jalur alternatif krusial bagi jutaan barel minyak per hari.
Hambatan Perundingan Damai
Perwakilan AS untuk Lebanon, Michel Issa, menyatakan perundingan antara Lebanon dan Israel dijadwalkan segera dimulai kembali di Washington.
Namun, jurang pemisah antara tuntutan AS-Israel dan Iran masih sangat lebar.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengakui pertukaran pesan diplomatik antara Teheran dan Washington saat ini berlangsung dalam atmosfer "kecurigaan yang sangat ekstrem".
AS dan Israel menuntut perang di Lebanon melawan Hezbollah diselesaikan terpisah dari draf damai Iran, serta perjanjian damai wajib menjamin Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.
>>> Tanjung Verde Cetak Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2026
Sementara itu, Iran menuntut Israel mundur dan menyetop serangan di Lebanon, pencabutan total sanksi internasional, pencairan aset keuangan yang dibekukan AS, serta pengakuan internasional atas kendali mereka di Selat Hormuz.
Update Terbaru
Guru Les di Tangerang Jadi Tersangka Pelecehan, Korban Capai 29 Anak
Jumat / 24-07-2026, 22:08 WIB
Kisah Veronika Gabung PNM Mekaar, Menolak Menyerah demi Anak
Jumat / 24-07-2026, 22:07 WIB
Lee Junho Jadi Naga dalam Drama Fantasi Romantis Terbaru bersama Hong Hwayeon
Jumat / 24-07-2026, 22:05 WIB
Wali Kota New York Mamdani Terima Ancaman Pembunuhan karena Dukung Gaza
Jumat / 24-07-2026, 22:04 WIB
Hasil Piala AFF: Gol Dramatis Injury Time, Singapura Gebuk Kamboja 2-1
Jumat / 24-07-2026, 22:04 WIB
Genesis Masih Pertimbangkan Hadirkan Pickup Mewah, Tapi Pasar Masih Niche
Jumat / 24-07-2026, 22:00 WIB
Hasil AVC Cup: Hajar Filipina, Timnas Voli Indonesia ke Semifinal
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
DVI Identifikasi Satu Korban KM Nurul Salsal, Total 3 Jenazah Dikenali
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
Gubernur Kalteng Resmikan Huma Betang, Simbol Pelestarian Budaya Dayak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pesan Erick Thohir usai Bertemu Kiper Cape Verde Vozinha
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pertamina Perkuat Fondasi HSSE untuk Jaga Bisnis dan Ketahanan Energi
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Prajurit TNI di Tangerang Gegara Antre Sate Taichan
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pengembang Burgie's Cozy Kitchen: 99% Pemain Adalah Pembajak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Open Beta Marvel Tokon: Fighting Souls Terganggu Gangguan PSN, Developer Selidiki
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB







