Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang merespons kritik publik mengenai ketiadaan ahli gizi di jajaran pimpinan lembaga.

Ia berencana menunjuk para profesor dan dokter spesialis untuk mengisi posisi Dewan Pengarah.

>>> Harga Emas Spot Dunia Stabil di US$ 4.334 Per Ons Troi pada 8 Juni 2026

Langkah ini bertujuan mengarahkan pimpinan BGN dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat.

"Dewan Pengarah yang terdiri dari 7 orang.

Mungkin di antara tujuh orang itu, lima kemungkinan mereka adalah dari pakar-pakar gizi," ujar Nanik, dikutip dari Bloomberg Technoz.

Pernyataan itu disampaikan usai Presiden Prabowo Subianto melantik pimpinan baru BGN di Istana Kepresidenan pada Senin (8/6/2026).

>>> Ronald Koeman Soroti Tumpulnya Lini Serang Timnas Belanda

Dalam perombakan tersebut, Presiden mencopot tiga dari empat pejabat lama, termasuk Dadan Hindayana. Nanik S.

Deyang kemudian diangkat sebagai Kepala BGN yang baru.

Posisi dua Wakil Kepala BGN yang baru kini diisi oleh Agustina Arumsari, yang berlatar belakang Wakil Kepala BPKP, dan Trenggono.

Sementara Nanik sendiri memiliki latar belakang sebagai jurnalis.

>>> KPK Tahan Dua Pengusaha Terkait Korupsi Kuota Haji Tambahan

Dengan penunjukan lima pakar gizi ini, BGN berharap program MBG dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.