Koeman menilai para pemain depan terlalu banyak membuang peluang emas. Masalah penyelesaian akhir ini menjadi perhatian serius menjelang Piala Dunia mendatang.

"Ini memang sedikit membuat pusing," keluh Koeman mengenai peluang-peluang yang terlewatkan.

>>> KPK Tahan Dua Pengusaha Terkait Korupsi Kuota Haji Tambahan

Ia membeberkan beberapa momen krusial di babak pertama ketika anak asuhnya gagal memanfaatkan situasi matang di depan gawang lawan.

"Hari ini pun, di babak pertama ada dua atau tiga peluang besar. Summerville salah mengontrol bola, kalau tidak, dia akan berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Donyell Malen sendirian di depan gawang," kata Koeman.

Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut membuat pertandingan harus ditentukan hingga menit-menit akhir.

Belanda hampir saja bermain imbang setelah Uzbekistan menyamakan kedudukan pada masa injury time, sesaat setelah Guus Til menerima kartu merah langsung akibat handsball.

Oranje akhirnya mengunci kemenangan lewat penalti Cody Gakpo di detik-detik terakhir.

"Kami menciptakan peluang, tapi kesulitan mencetak gol. Akibatnya, pertandingan tidak bisa diputuskan lebih awal.

Dan kita juga bisa berakhir imbang dengan cara yang tidak menguntungkan," ujar Koeman.

Menanggapi tumpulnya lini depan, reporter Jeroen Stekelenburg menanyakan kemungkinan perubahan taktik untuk meningkatkan daya gedor tim.

"Kami kadang bisa lebih sering berganti sisi. Untuk membawa Cody ke situasi satu lawan satu," kata Koeman.

Meskipun demikian, Koeman menegaskan bahwa dari pinggir lapangan ia tidak bisa melakukan intervensi langsung terhadap eksekusi peluang para pemain.

>>> John Herdman Targetkan Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik di SUGBK

Hal terpenting saat ini adalah menjaga kepercayaan diri tim menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Jepang.