Harga emas spot dunia bergerak stabil di kisaran US$ 4.334,22 per ons troi pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026, pukul 13.42 ET (17.42 GMT).

Pergerakan ini terjadi setelah komoditas tersebut sempat menyentuh posisi terendah sejak 23 Maret 2026.

>>> Ronald Koeman Soroti Tumpulnya Lini Serang Timnas Belanda

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup hampir tidak berubah di US$ 4.363,4 per ons troi.

Sentimen Gencatan Senjata Iran-Israel

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel dan Iran sama-sama menginginkan gencatan senjata segera.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, membenarkan sentimen tersebut.

Menurut Grant, kabar rencana gencatan senjata menjadi faktor utama yang memicu pemulihan harga emas dari titik terendah intraday.

"Kami melihat harga emas bangkit dari titik terendah setelah muncul kabar bahwa kemungkinan akan ada gencatan senjata baru antara Iran dan Israel.

Hal itu mengurangi tekanan penurunan harga emas," ujarnya.

Secara historis, emas menjadi aset aman saat konflik geopolitik. Namun, prospek perdamaian berpotensi menurunkan risiko inflasi dan tekanan suku bunga tinggi.

Dolar AS Perkasa Tekan Emas

Laju penguatan emas masih terhambat oleh keperkasaan dolar AS setelah data pasar tenaga kerja domestik melampaui estimasi.

>>> KPK Tahan Dua Pengusaha Terkait Korupsi Kuota Haji Tambahan

Laporan nonfarm payrolls pekan lalu menunjukkan penambahan 172.000 tenaga kerja pada Mei, jauh di atas ekspektasi.

Data ketenagakerjaan yang solid mempertebal keyakinan bahwa Federal Reserve berpeluang menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam dua bulan terakhir, membuat emas lebih mahal bagi investor asing.