Buruh Rokok Desak Kemnaker Evaluasi Regulasi yang Ancam PHK Massal
Delegasi Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM-SPSI) menemui Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di kantor Kemnaker, Selasa (18/6).
Mereka menyuarakan kekhawatiran terhadap sejumlah rencana regulasi hasil tembakau yang dinilai berisiko memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
>>> Kemenkes Bahas Kemasan Polos Rokok, Ditolak Produsen hingga Petani
Ketua Umum FSP RTMM-SPSI Henry Wardana mengatakan, regulasi di sektor hasil tembakau harus mempertimbangkan kelangsungan hidup jutaan pekerja dan petani.
"Kami meminta Kemnaker proaktif mengevaluasi regulasi sektoral yang berdampak langsung terhadap lapangan kerja. Perlindungan tenaga kerja adalah tugas utama Kemnaker," ujar Henry.
Kekhawatiran itu dipicu oleh rencana standarisasi kemasan rokok, wacana penambahan layer cukai baru untuk Sigaret Kretek Mesin (SKM), serta kajian pembatasan kadar tar dan nikotin.
Henry menambahkan, kebijakan cukai juga memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas lapangan kerja di sektor padat karya ini.
>>> Ratusan Bikers Padati BSD Gaungkan Misi Keselamatan Berkendara
"Cukai bukan hanya instrumen pendapatan negara, tetapi juga harus memperhitungkan aspek penyerapan tenaga kerja," kata Henry.
Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor berkomitmen mengawal dan meneruskan aspirasi buruh ke Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Kekhawatiran serikat pekerja diperkuat data resmi Kemnaker yang mencatat angka PHK nasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 23.470 pekerja.
Berdasarkan data kepesertaan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka PHK tertinggi sebanyak 5.044 pekerja.
>>> Pelemahan Rupiah Beri Tekanan Ganda pada Industri Manufaktur
Disusul Banten dengan 2.596 pekerja, dan Jawa Timur sebanyak 2.332 pekerja.
Update Terbaru
OnePlus 15 Meluncur Global, Tawarkan Potongan Harga dan Bonus Menarik
Selasa / 09-06-2026, 00:48 WIB
Negara Eropa Dominasi Daftar Unggulan Juara Piala Dunia 2026
Selasa / 09-06-2026, 00:39 WIB
Lexus Terapkan Platform Fleksibel, Bisa Untung Besar dari Mobil Hybrid dan EV
Selasa / 09-06-2026, 00:28 WIB
Spanyol Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
Selasa / 09-06-2026, 00:28 WIB
Putra Tri Ramadani Raih Emas di World Climbing Series 2026
Selasa / 09-06-2026, 00:25 WIB
Putra Tri Ramadani Raih Emas Panjat Tebing di Praha
Selasa / 09-06-2026, 00:19 WIB
Timnas Jerman Enggan Disebut Favorit Juara di Piala Dunia 2026
Selasa / 09-06-2026, 00:08 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gandeng Korporasi Perluas Kepesertaan
Senin / 08-06-2026, 23:56 WIB
Kemenhaj Tindak Oknum KBIHU Terkait Dugaan Penipuan Badal Haji
Senin / 08-06-2026, 23:56 WIB
Tiga Negara Amerika Utara Siapkan Pengamanan Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 23:54 WIB
Massachusetts Dapat $64 Juta untuk Stasiun EV, Tapi Tak Satu Pun Terbangun
Senin / 08-06-2026, 23:48 WIB
Luis de la Fuente Puji Kematangan Lamine Yamal Jelang Piala Dunia
Senin / 08-06-2026, 23:44 WIB
HIDIVE Akuisisi The World Is Dancing untuk Simulcast Musim Panas 2026
Senin / 08-06-2026, 23:32 WIB
Kemenkes Bahas Kemasan Polos Rokok, Ditolak Produsen hingga Petani
Senin / 08-06-2026, 23:28 WIB






