CFX Gelar CCC 2026 untuk Percepat Ekosistem Aset Kripto Nasional
>>> Mourinho Siap Gagalkan Rencana Manchester United Angkut Tchouameni
Kesiapan Infrastruktur dan Dukungan Industri
Kesiapan infrastruktur dalam negeri dinilai sudah memadai melalui kehadiran platform crypto repo dan stablecoin berbasis rupiah. Keamanan transaksi juga didukung pemisahan fungsi kelembagaan antara Bursa, Kliring, dan Kustodian.
Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby, menilai ekosistem saat ini telah membuktikan pertumbuhan industri yang teratur dan terpercaya.
Momentum ini dianggap tepat bagi pelaku industri lokal untuk meningkatkan skala bisnis mereka.
"Sekarang saatnya kita buktikan hal berikutnya: bahwa inovasi terbaik di ekosistem ini lahir dari dalam negeri.
ABI melihat momentum ini nyata, konsumen kita siap, regulasi kita mendukung, dan pelaku industri kita sudah tidak sabar untuk naik kelas.
CCC 2026 adalah ruang kita bersama untuk mengubah momentum itu menjadi gerakan nyata," kata Robby.
Kesiapan infrastruktur ekosistem secara menyeluruh juga ditegaskan oleh pihak bursa selaku penyelenggara. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu menjaga perputaran likuiditas tetap berada di dalam negeri.
Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menyatakan bahwa CFX bersama PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) siap memperluas inovasi produk agar aset kripto memberikan dampak lebih besar.
"Bursa Kripto CFX saat ini telah memiliki infrastruktur ekosistem yang lengkap dan sepenuhnya siap untuk mendukung pengembangan inovasi serta skalabilitas pasar.
Kami berharap CCC 2026 dapat melahirkan kolaborasi dan sinergi konkret antara inovator, pelaku industri, dan pemerintah.
>>> Justin Hubner Cedera Paha, Diragukan Tampil Lawan Mozambik
CFX berkomitmen penuh memastikan inovasi lokal ini tumbuh pesat, menjaga likuiditas tetap di dalam negeri, dan mewujudkan industri aset kripto Indonesia yang berdaulat dan berdaya saing global," pungkas Subani.
Update Terbaru
Menteri Hukum Buka Peluang Tarif Layanan 0 Persen
Jumat / 24-07-2026, 15:54 WIB
Minyak Tembus US$100 per Barel, Purbaya Jamin Harga Pertalite Tak Naik
Jumat / 24-07-2026, 15:54 WIB
Maarten Paes Jadi Aktor Kunci Ajax saat Hajar Vojvodina di Conference League
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Dump Truk Tabrak Rambu Penunjuk Jalan di Tol Cijago hingga Roboh
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Menko AHY Dorong Dekarbonisasi Transportasi demi Kemandirian Energi
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Calon Taruna Akpol 2026
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Status Halal Warung Bakmi Legendaris Bandung Dipertanyakan
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Mengenal Kuota Rollover yang Bikin Sisa Kuota Internet Tak Hangus
Jumat / 24-07-2026, 15:50 WIB
Kapolda Jabar Sambut Baik Sayembara Tangkap Begal dari KDM
Jumat / 24-07-2026, 15:49 WIB
Media AS: 12 Tentara Amerika Luka Parah Akibat Gempuran Iran
Jumat / 24-07-2026, 15:49 WIB
Benarkah Pakai Nitrogen Membuat Tekanan Udara Ban Lebih Awet?
Jumat / 24-07-2026, 15:49 WIB
Messi Tunda Pensiun dari Argentina, Bakal Ada Laga Perpisahan
Jumat / 24-07-2026, 15:49 WIB
PAS Sky Shop, Pertamina Bawa Produk UMKM Terbang Bersama Pelita Air
Jumat / 24-07-2026, 15:45 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Berkarya dengan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 15:45 WIB







