CFX Gelar CCC 2026 untuk Percepat Ekosistem Aset Kripto Nasional
PT Central Finansial X (CFX) menggelar diskusi panel dalam CFX Crypto Conference (CCC) 2026 pada Senin, 8 Juni 2026, di Jakarta.
Acara ini bertujuan merumuskan percepatan infrastruktur dan inovasi produk aset kripto bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
>>> ECADIN Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi Emisi Metana Sektor Migas
Gelaran ini dilatarbelakangi oleh ekspansi global aset kripto ke utilitas riil seperti stablecoin, crypto repo, hingga tokenisasi Real-World Assets (RWA).
Langkah proaktif diambil agar Indonesia tidak sekadar menjadi penonton dalam lanskap ekonomi digital.
Acara tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), IDRX, dan Amanode.
OJK sendiri telah menyiapkan mekanisme Regulatory Sandbox sebagai ruang inkubasi aman bagi inovator lokal.
Komitmen OJK dalam Regulasi Aset Kripto
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan komitmen pihaknya dalam menyeimbangkan regulasi.
OJK menerapkan prinsip balance dan technology neutral untuk memastikan penguatan manajemen risiko sekaligus menjaga pelindungan konsumen.
"Dalam merespons dinamika inovasi di bidang Aset Keuangan Digital, OJK menerapkan prinsip balance dan technology neutral.
Melalui prinsip balance, OJK memastikan bahwa pengembangan inovasi berjalan seiring dengan penguatan manajemen risiko dan pelindungan konsumen sehingga tercipta industri yang sehat, aman dan berkelanjutan," kata Adi Budiarso.
Penerapan pengawasan ini ditujukan agar pendekatan yang dilakukan tidak dibatasi oleh jenis teknologi tertentu. Regulasi dirancang agar berorientasi pada fungsi, aktivitas, dan risiko yang muncul di industri.
"Adapun prinsip technology neutral diperlukan guna memastikan bahwa pendekatan pengaturan dan pengawasan tidak dibatasi oleh jenis teknologi tertentu, melainkan berorientasi pada fungsi, aktivitas dan risiko yang muncul, sehingga tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi yang dinamis dan terus berubah," ujar Adi Budiarso.
Update Terbaru
Howard University Coret Lebih dari 500 Mahasiswa Baru karena Tunggakan Biaya
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Reggae Boyz Masuk Grup B di Concacaf Nations League
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Epic Games Store Berikan OTXO dan Sol Cesto Gratis hingga 6 Agustus
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Saham JELI Anjlok 7,6% Setelah UMA Berakhir, Total Turun 26% YTD
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Produk UMKM Akan Dipasarkan di Pesawat Komersial
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Mengenal Lucia dan Jason, Dua Protagonis Utama GTA VI
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Google Perluas Akses AI Agent Selalu Aktif, Tapi Tidak Murah
Jumat / 24-07-2026, 14:09 WIB
Cara Efektif Kemensos Jalankan 3 Instruksi Presiden Tahun 2026 demi Perbaikan Bansos
Jumat / 24-07-2026, 14:01 WIB
Lirik Jennie Less than a Lover Resmi Rilis Hari Ini! Simak Makna Mendalam dan Full Lirik di Sini
Jumat / 24-07-2026, 13:57 WIB
Zulhas: Pengelolaan Kopdes Diserahkan ke Desa Setelah Dua Tahun
Jumat / 24-07-2026, 13:50 WIB
Said Abdullah: RedTalks Wadah Dengar Aspirasi Anak Muda
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB







