ECADIN Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi Emisi Metana Sektor Migas
Pemerhati energi dari ECADIN mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera menerbitkan regulasi khusus yang mengikat terkait pengurangan emisi gas rumah kaca metana di sektor minyak dan gas bumi.
Hal ini disampaikan dalam media briefing di Jakarta pada Senin (8/6/2026).
>>> Mourinho Siap Gagalkan Rencana Manchester United Angkut Tchouameni
Langkah ini dinilai penting karena upaya penurunan emisi metana oleh pelaku industri domestik saat ini masih bersifat sukarela dan didominasi oleh komitmen internasional semata.
Kebijakan nasional yang berkekuatan hukum dinilai mendesak mengingat besarnya dampak kerusakan lingkungan yang dihasilkan oleh kebocoran gas tersebut.
"Yang ingin kita dukung adalah bagaimana pengurangan metan terutama di Oil and Gas ini masuk ke dalam policy atau regulasi atau peraturan kebijakan dalam negeri kita," kata Candra Sri Sutama, Chief Operating Officer (COO) sekaligus Peneliti ECADIN.
Menurut Candra, perhatian sebagian besar perusahaan minyak dan gas bumi sejauh ini masih terfokus pada upaya peningkatan volume produksi, sehingga penanganan kebocoran gas belum menjadi prioritas utama.
"Saat ini fokusnya masih pada produksi, belum pada pengurangan kebocoran.
Padahal, pengurangan kebocoran dapat mengoptimalkan produksi dan pendapatan karena gas yang hilang ke udara bisa dimanfaatkan," jelas Candra.
Sektor energi Indonesia yang meliputi komoditas batu bara serta migas menyumbang sekitar 41% dari total emisi metana nasional berdasarkan data International Energy Agency (IEA) 2025.
>>> Justin Hubner Cedera Paha, Diragukan Tampil Lawan Mozambik
Metana menjadi perhatian serius karena menyumbang sepertiga dari total pemanasan global saat ini dengan dampak pemanasan hingga 80 kali lebih kuat daripada karbon dioksida dalam dua dekade pertama di atmosfer.
Update Terbaru
HIDIVE Akuisisi The World Is Dancing untuk Simulcast Musim Panas 2026
Senin / 08-06-2026, 23:32 WIB
Kemenkes Bahas Kemasan Polos Rokok, Ditolak Produsen hingga Petani
Senin / 08-06-2026, 23:28 WIB
Komunitas Brosqi Gelar SilatuRide 2026, Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Senin / 08-06-2026, 23:25 WIB
Ratusan Bikers Padati BSD Gaungkan Misi Keselamatan Berkendara
Senin / 08-06-2026, 23:24 WIB
Kroasia Kalahkan Slovenia 2-1 dalam Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 23:20 WIB
Pelemahan Rupiah Beri Tekanan Ganda pada Industri Manufaktur
Senin / 08-06-2026, 23:19 WIB
Saham Teknologi Bangkit, Wall Street Menguat
Senin / 08-06-2026, 23:16 WIB
Kroasia Kalahkan Slovenia 2-1 dalam Laga Uji Coba Terakhir
Senin / 08-06-2026, 23:14 WIB
APPBI: Masyarakat Lebih Selektif, Pilih Produk Murah di Mal
Senin / 08-06-2026, 23:09 WIB
Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid, Jose Mourinho Siap Latih
Senin / 08-06-2026, 23:09 WIB
Barcelona Incar Marc Cucurella untuk Gantikan Alejandro Balde
Senin / 08-06-2026, 23:09 WIB
Ancelotti Panggil Ederson ke Skuad Brasil Jelang Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 23:09 WIB
Divock Origi Pensiun di Usia 31 Tahun, Ucapkan Misi Selesai
Senin / 08-06-2026, 23:09 WIB
DANA Cicil: Fitur Pembiayaan Digital Tanpa Aplikasi Tambahan
Senin / 08-06-2026, 23:08 WIB






