Zulhas: Pengelolaan Kopdes Diserahkan ke Desa Setelah Dua Tahun
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah akan menyerahkan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kepada pihak desa dalam waktu dua tahun.
Dalam periode tersebut, pemerintah akan melakukan perbaikan dan pembenahan sebelum akhirnya pengelolaan diserahkan sepenuhnya ke desa.
>>> Said Abdullah: RedTalks Wadah Dengar Aspirasi Anak Muda
"Dua tahun perbaikan, dibenahi, diselesaikan, setelah dua tahun diserahkan kepada desa. Karena itu koperasi milik desa," ujar Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7).
Zulhas menargetkan sebanyak 25 ribu unit Kopdes Merah Putih akan beroperasi pada September mendatang. "Akhir tahun 35.862 (Kopdes Merah Putih) akan jadi," ujarnya.
Rapat Terbatas Bahas Kopdes
Pada Kamis (23/7), Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas Kopdes Merah Putih dengan sejumlah menteri terkait.
Hadir dalam rapat tersebut Menkop Ferry Juliantono, Menko Pangan Zulhas, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Kepala BP BUMN Donny Oskaria.
Rapat berlangsung sekitar 3,5 jam, dimulai pukul 12.30 WIB dan rampung sekitar pukul 16.00 WIB.
>>> China Open 2026: Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final
Kopdes Merah Putih merupakan program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu fungsinya adalah menyalurkan seluruh barang bersubsidi pemerintah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).
Ia mengatakan langkah itu dilakukan agar penyaluran subsidi tepat sasaran dan mencegah penyimpangan distribusi.
"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus.
Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," kata Prabowo.
>>> Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Hewan
Selain menyalurkan barang subsidi, Kopdes Merah Putih juga akan berfungsi sebagai offtaker untuk membeli dan menyerap hasil produksi dari produsen dalam jumlah besar.
Update Terbaru
Molton Brown, Brand Body Care Favorit Ratu Elizabeth II, Kini Hadir di Pacific Place
Jumat / 24-07-2026, 15:19 WIB
Aletra Pamer Teaser Mobil Baru, Siap Meluncur di GIIAS 2026
Jumat / 24-07-2026, 15:19 WIB
Hadestown Live Film Capture Tayang di Bioskop Selama Lima Malam
Jumat / 24-07-2026, 15:14 WIB
Conan O'Brien Ungkap Alasan Rambut Disisir Licin Akibat Kulit Kepala Terbakar Matahari
Jumat / 24-07-2026, 15:14 WIB
Riot Games Rilis Patch 1.2.5 untuk 2XKO dengan Penyesuaian Fuse Besar
Jumat / 24-07-2026, 15:14 WIB
Boca Juniors Hadapi O'Higgins di Playoff Copa Sudamericana
Jumat / 24-07-2026, 15:14 WIB
Elang Botak Jackie Masih Kritis Setelah Transfusi Darah
Jumat / 24-07-2026, 15:11 WIB
Akamai: Serangan Bot ke Perdagangan Digital Asia Pasifik Melonjak 63% pada 2025
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB
Allianz Catat Klaim Cedera Olahraga Rp176,4 Miliar di Semester I 2026
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB
Apakah PUBG Bisa Cross Platform? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB
Mapel Pilihan TKA untuk Jurusan Psikologi, Ini Rekomendasinya
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB
Harga Rokok Masih Terjangkau: Lapisan Tarif Cukai Perlu Disederhanakan, Bukan Ditambah
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB
Joanna Pettet, Bintang Casino Royale, Meninggal di Usia 83
Jumat / 24-07-2026, 15:10 WIB







