Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) kembali mengalami tekanan pada perdagangan sesi I, Jumat (24/7/2026).

Harga saham produsen Nata de Coco dan jeli merek INACO ini anjlok 7,6%.

>>> Produk UMKM Akan Dipasarkan di Pesawat Komersial

Penurunan terjadi setelah masa pemantauan Unusual Market Activity (UMA) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berakhir. Sebelumnya, BEI memantau pergerakan saham JELI karena volatilitas tinggi.

Secara year-to-date (YTD), saham JELI sudah kehilangan 26% nilainya sejak initial public offering (IPO). Bahkan, dari harga tertinggi yang pernah dicapai, total penurunan sudah lebih dari 60%.

Profil Perusahaan

PT Niramas Utama Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi Nata de Coco dan produk jeli dengan merek INACO.

>>> Mengenal Lucia dan Jason, Dua Protagonis Utama GTA VI

Perusahaan ini melantai di bursa pada tahun 2025.

Sejak listing, saham JELI terus tertekan dan menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Meskipun sempat mendapat pemantauan UMA, tekanan jual masih berlanjut.

>>> Google Perluas Akses AI Agent Selalu Aktif, Tapi Tidak Murah

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari manajemen perusahaan mengenai penyebab penurunan saham yang berkepanjangan. Investor diimbau untuk mencermati kinerja fundamental perusahaan.