Kemdiktisaintek Luruskan Informasi Jumlah Calon Dokter Terancam Putus Studi
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluruskan informasi keliru mengenai ribuan lulusan fakultas kedokteran yang terancam gagal menjadi dokter.
Wakil Menter Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, memaparkan data bahwa terdapat 1.384 peserta berstatus retaker atau mengulang uji kompetensi dokter hingga akhir tahun 2025.
>>> Keanu Angelo Penuhi Panggilan Polisi Kasus Umrah Hanania Travel
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.008 peserta dipastikan masih berada dalam batas masa studi sehingga tetap memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali hingga batas maksimal.
Sementara itu, akumulasi ketidaklulusan uji kompetensi tersebut tercatat hanya sekitar satu persen dari total 130.655 peserta yang telah mengikuti ujian sejak tahun 2014 lalu.
Terdapat pula data mengenai 376 orang peserta yang tercatat telah melewati batas masa studi sehingga tidak dapat lagi mengikuti uji kompetensi.
"Kalau diakumulasi, ketidaklulusan uji kompetensi itu hanya sekitar 1% dari total 130.655 peserta yang mengikuti uji kompetensi sejak 2014," ujar Fauzan.
Fauzan menjelaskan bahwa setiap mahasiswa profesi dokter memiliki kesempatan hingga 12 kali untuk mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan empat kali dalam setahun.
"Jadi statement calon dokter yang terancam DO itu bukan ribuan, tetapi 376 orang," tegas Fauzan.
Pemerintah tetap memberikan perhatian serius pada persoalan ini mengingat Indonesia masih menghadapi kendala kekurangan tenaga dokter dalam jumlah besar.
>>> PT Amman Mineral Internasional Tbk Catat Pemulihan Kinerja Kuartal I 2026
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengungkapkan bahwa Indonesia diperkirakan masih kekurangan sekitar 93.200 dokter umum hingga tahun 2032 mendatang.
Kebutuhan dokter umum diproyeksikan mencapai 255.420 orang, sedangkan jumlah dokter yang saat ini tersedia baru sekitar 162.220 orang.
Update Terbaru
Tesla Cybertruck Mulai Digunakan di Kazakhstan untuk Keamanan Negara
Senin / 08-06-2026, 22:29 WIB
Cara Mudah Mengajukan dan Menggunakan DANA Cicil Tanpa Kartu Kredit
Senin / 08-06-2026, 22:29 WIB
Jorge Martin Minta Maaf Usai Picu Kecelakaan Massal MotoGP Hungaria
Senin / 08-06-2026, 22:28 WIB
Meteorit Langka Sahara Ungkap Keberadaan Protoplanet Purba
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Telkom Divestasi AdMedika Group untuk Rampingkan Portofolio Bisnis
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Permintaan MacBook Neo Melonjak, Apple Lipatgandakan Produksi
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark di Computex Taiwan
Senin / 08-06-2026, 22:20 WIB
IHSG Anjlok 4,52% ke 5.342,13, Investor Asing Jual Bersih Rp44,76 Miliar
Senin / 08-06-2026, 22:20 WIB
AS Buka Peluang Bebaskan Tarif Impor 18 Produk Indonesia
Senin / 08-06-2026, 22:19 WIB
Blue Lock Season 3 Resmi Berjudul Neo Egoist League, Rilis Visual Kunci Isagi dan Kaiser
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Thailand U-19 Kalahkan Malaysia 3-2, Malaysia Gagal ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Acer Indonesia Gelar ACERUN 2026 dengan Format Baru 7K
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Bank Mandiri Taspen dan Asabri Salurkan Santunan Ahli Waris Ryamizard Ryacudu
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Fabio Capello Jagokan Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB






