Peluang besar terbuka bagi siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan. Pendaftaran diperkirakan dimulai dalam beberapa pekan mendatang.

Calon pendaftar perlu mencermati kualifikasi pendidikan karena tidak semua instansi membuka formasi untuk seluruh jurusan. Berdasarkan syarat pendaftaran tahun 2025, terdapat enam sekolah kedinasan yang menerima lulusan IPS.

>>> iPhone 15 Masih Layak Dibeli pada 2026? Ini Pertimbangan Sebelum Memutuskan

Enam Sekolah Kedinasan untuk Lulusan IPS

Politeknik Keuangan Negara STAN menjadi pilihan pertama. Lembaga di bawah Kementerian Keuangan ini tahun lalu hanya mensyaratkan nilai rapor sebagai bukti akademik.

Lulusannya langsung ditempatkan di lingkup Kementerian Keuangan.

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) juga menerima siswa IPS. Selain itu, STMKG membuka pendaftaran bagi lulusan MA, SMK, atau sederajat.

Lulusan akan bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Politeknik Statistika STIS membuka pintu bagi siswa kelas 12 dari SMA, MA, SMK, atau MAK semua jurusan.

Namun, STIS menerapkan syarat nilai matematika kelompok A atau umum dan bahasa Inggris minimal 80,00 pada skala 1-100 di ijazah atau rapor semester ganjil kelas 12.

Lulusan akan bekerja di Badan Pusat Statistik (BPS).

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menjadi opsi berikutnya. Berdasarkan aturan tahun lalu, pendaftar minimal lulusan SMA, SMK, atau MA, dan bukan dari Paket C.

>>> Bank BSN Salurkan Pembiayaan Modal Kerja Rp1,4 Triliun ke Pegadaian

Lulusan disalurkan ke badan intelijen dan keamanan nasional.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga dapat dipilih lulusan IPS. Aturan tahun lalu menetapkan pendaftar wajib dari SMA atau MA, bukan SMK atau Paket C.