Penggunaan kata sandi lemah seperti tanggal lahir atau nama lengkap memperbesar risiko peretasan. Pemilik akun sangat disarankan mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) pada seluruh layanan digital.

Metode rekayasa sosial atau social engineering kini menjadi senjata utama penipu siber. Pelaku kerap berpura-pura menjadi pihak bank atau operator seluler demi memancing data rahasia korban.

Kesalahan Pengisian Daya dan Setelan Router

Membiarkan pengisian daya baterai ponsel atau laptop berlangsung semalaman terbukti merusak komponen. Kondisi daya yang penuh terlalu lama mempercepat degradasi sel baterai dan menurunkan kapasitasnya.

Menutup layar laptop tanpa mematikannya atau sekadar memakai mode sleep juga berdampak ganda.

Langkah ini memperpendek umur baterai dan melewatkan proses enkripsi otomatis yang aktif saat perangkat mati total.

Kelalaian lain yang sering terjadi adalah membiarkan layanan cloud yang tidak terpakai tetap aktif. Hal ini bisa memicu kebocoran data sensitif sekaligus membengkakkan tagihan bulanan.

Pengguna juga sering terburu-buru menganggap perangkat lamanya sudah usang dan tidak layak pakai. Padahal, masa pakai gadget bisa diperpanjang dengan menambah RAM, mengganti ke SSD, atau memperbarui OS.

Terakhir, mengabaikan keamanan router WiFi di rumah dengan tetap memakai kata sandi bawaan pabrik sangat berbahaya.

>>> Pemerintah Salurkan Bansos PIP 2026 Termin 2 Mulai Mei

Celah ini memudahkan pelaku kriminal menyusup ke seluruh perangkat pintar yang terhubung ke internet.