Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mendatangi Istana Kepresidenan pada Senin (8/6/2026).

Kedatangannya untuk memenuhi undangan pelantikan dirinya sebagai Penasihat Khusus Presiden dalam bidang ketenagakerjaan.

>>> Bayern Munich Tolak Lepas Michael Olise ke Real Madrid

"Pada hari ini ya saya dapat undangan semalam dari Letkol Teddy untuk pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia untuk bidang ketenagakerjaan," kata Said kepada awak media.

Langkah ini dipandang sebagai jalan untuk memperjuangkan hak-hak pekerja secara langsung.

Said menilai keterwakilan buruh dalam kabinet sangat penting demi menciptakan keseimbangan kebijakan.

Selama ini, jajaran pemerintahan dinilai banyak diisi oleh figur yang mewakili kalangan pengusaha.

>>> Prabowo Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus di Istana

"Karena kawan-kawan pengusaha kan misal, misal ya kita selalu melihat secara kasat mata melalui Pak Luhut, melalui Pak Airlangga, melalui Pak Bahlil, melalui Pak Rosan, banyak memberikan masukan perihal yang bersifat dengan kepemilikan modal.

Yang dari buruh kan tidak ada," ujarnya.

Meski telah masuk ke dalam lingkaran pemerintahan, Said menegaskan akan tetap menjaga sikap kritis terhadap isu-isu ketenagakerjaan.

>>> Prabowo Subianto Lantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Ketenagakerjaan

"Dan secara demokratis tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan. Saya pikir itu aja," jelasnya.