"Semua orang sudah muak dengan rezim Iran yang bertindak gila-gilaan ini," tulis Leiter di akun X.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menuduh Israel mengerahkan rudal balistik dari udara. Teheran juga mengklaim telah melakukan serangan balasan ke Pangkalan Udara Ramat David di dekat Nazareth.

Ketua Parlemen Iran Mohammed Baqer Qalibaf menyatakan ketidakpuasan terhadap situasi keamanan di Lebanon, di mana Israel menggempur basis Hezbollah di Dahiyeh, Beirut.

"Pangkalan militer AS dan aset Israel merupakan target yang sah," kata Qalibaf.

AS memunculkan wacana memakai sebagian aset Iran yang dibekukan untuk memperbaiki kerusakan di negara-negara Teluk.

Rencana ini ditolak keras Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi karena dianggap melanggar hukum internasional.

"Setiap pengalihan aset Iran adalah tindakan ilegal dan Teheran akan mengambil langkah yang diperlukan," tegas Gharibabadi.

Dampak langsung dari pertempuran ini terasa di pasar komoditas.

>>> BPJS Kesehatan Terapkan Aturan Baru Pasien Kontrol Mulai Juni 2026

Harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari 3% hingga melewati level US$96 per barel pada perdagangan Senin.