Pemerintah Peluang Longgarkan Kuota Produksi Tambang Batubara
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang untuk melonggarkan kuota produksi sektor pertambangan, termasuk batubara.
Langkah ini dipertimbangkan demi memaksimalkan penerimaan negara saat harga komoditas global menguntungkan.
>>> SCG Chemicals Lepas Saham TPIA Senilai Rp14,1 Triliun
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa saat harga sedang bagus, idealnya produksi juga harus melimpah.
Namun, setiap keputusan tetap akan dihitung secara cermat.
Pernyataan tersebut menandakan kemungkinan perubahan kebijakan pembatasan produksi yang sebelumnya diambil untuk menopang harga komoditas global.
Penyesuaian RKAB dan Dampaknya
Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) ini dipertimbangkan pemerintah dengan melihat situasi geopolitik global, seperti ketegangan di Timur Tengah.
Kebijakan pemangkasan kuota batubara dan bijih nikel oleh Kementerian ESDM tahun ini awalnya bertujuan menjaga keseimbangan pasokan.
>>> Truk Impor China Tekan Industri Karoseri Nasional di Karawang
Namun, pembatasan nikel justru menurunkan utilisasi sejumlah smelter domestik karena kurangnya bahan baku.
Indonesia merupakan eksportir batubara termal terbesar serta salah satu produsen nikel utama di dunia.
Untuk tahun 2026, pemerintah mematok kuota produksi batu bara sebesar 600 juta ton, menurun dari realisasi produksi tahun 2025 sebesar 790 juta ton.
Sementara itu, kuota nikel ditetapkan berkisar 260 juta hingga 270 juta ton, di bawah estimasi kebutuhan industri nasional yang mencapai 340 juta sampai 350 juta ton.
>>> Danantara Pastikan Ekspor SDA Lewat PT DSI Berjalan Transparan
Wacana pelonggaran ini sempat diutarakan oleh Menteri ESDM pada Maret lalu, meskipun hingga saat ini pemerintah belum menetapkan perubahan resmi pada besaran RKAB pertambangan.
Update Terbaru
Teh Kamomil Terbukti Redakan Stres dan Insomnia, Ini Penjelasan Ahli
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Mangaka Ritsuhiro Mikami Meninggal Dunia karena Sakit
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Menikah pada 13 Juni 2026 Disiarkan Langsung di SCTV
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Turun Lima Bulan Beruntun hingga Mei 2026
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
XXI Kembali Larang Tumbler Masuk Studio, Penonton Ramai-Ramai Protes di Media Sosial
Senin / 08-06-2026, 13:41 WIB
KAI Alokasikan PMN Rp 3,8 Triliun untuk Pengadaan KRL Baru PT INKA
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Pemerintah Buka Peluang Penyesuaian Kuota Produksi Batubara Nasional
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Ketahui Perbedaan Day Trading dan Swing Trading Sebelum Memulai Investasi
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Beroperasi Akhir Tahun
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
PP Sentralisasi Ekspor Masih Jadi Beban Saham Komoditas
Senin / 08-06-2026, 13:36 WIB
Kronologi Tyo Nugros Dicekal saat Hendak Konser Dewa 19 di Malaysia
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
BNPB Siagakan Evakuasi Warga Pesisir di Lima Provinsi Akibat Gempa 7,7
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
GENTLY Baby Luncurkan Hair Lotion Smooth Keratin untuk Atasi Rambut Kusut Anak
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
Profesi Ini Tak Perlu Gelar Sarjana tapi Digaji Rp400 Jutaan
Senin / 08-06-2026, 13:33 WIB






