Kemenpar Integrasikan AI untuk Hadapi Tantangan Informasi Pariwisata
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui platform Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA) untuk menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Langkah ini diambil karena wisatawan saat ini cenderung diarahkan oleh sistem rekomendasi platform global.
>>> Indeks Nikkei Jepang Anjlok 4,6% Akibat Kecemasan Teknologi dan Geopolitik
Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi Publik dan Media, Apni Jaya Putra, menjelaskan bahwa masyarakat hidup dalam ekosistem yang dikendalikan big data dan algoritma.
"Profil inilah yang kemudian menentukan konten apa yang muncul di layar mereka," kata Apni.
Tantangan utama adalah membangun kepercayaan publik di tengah melimpahnya informasi, di mana manusia tetap menjadi faktor penentu.
"Yang lebih penting adalah memastikan bahwa teknologi digunakan untuk memperkuat kepercayaan publik, bukan menggantikannya," ucap Apni.
AI sebagai Fondasi Pariwisata Modern
Deputi Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyebut pemanfaatan AI merupakan keniscayaan dan fondasi penting bagi industri pariwisata.
"Ini bukan sekadar ikut-ikutan tren. Ini fondasi dalam membangun pengalaman wisata yang lebih personal, efisien, dan berbasis data," ujar Ni Made.
>>> IHSG Ambles ke 5.389, Saham Big Banks Kompak Merosot
Platform MaiA diintegrasikan ke dalam ekosistem digital melalui situs indonesia. travel, selaras dengan program Tourism 5.0.
Teknologi ini membantu wisatawan dari fase membayangkan hingga berbagi pengalaman, serta mengumpulkan data perilaku wisatawan secara lebih rinci.
Dalam tujuh bulan sejak peluncuran November 2025, tercatat sekitar 60% pengguna berasal dari pasar domestik dan 40% dari mancanegara, dengan dominasi wisatawan dari Tiongkok, Singapura, dan Jerman.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menambahkan bahwa AI membantu perhotelan membaca perilaku tamu dan memprediksi kebutuhan.
Namun, ia menegaskan bahwa sektor hospitality tetap membutuhkan sentuhan manusia.
>>> Kurs Dolar AS Tembus Rp 18.132 pada Senin 8 Juni 2026
"Jadi meskipun kita bisa mengoptimasi teknologi, tetap yang menentukan pengalaman dan rasa manusia," ujar Eduard.
Update Terbaru
Jadwal Bioskop Trans TV 9 - 14 Juni 2026
Senin / 08-06-2026, 11:11 WIB
Microsoft Kembangkan Model AI Mandiri demi Kejar Superintelligence
Senin / 08-06-2026, 11:09 WIB
14 Lokasi SPKLU Fast Charging di Sumut 2026, Tersebar di 8 Kabupaten/Kota
Senin / 08-06-2026, 11:09 WIB
Bahlil Pastikan Skema Gross Split Hanya untuk Sektor Migas, Tak Berlaku di Minerba
Senin / 08-06-2026, 11:09 WIB
Mekanik Ungkap Prosedur Perbaikan Ketidakseimbangan Sel Baterai Motor Listrik
Senin / 08-06-2026, 11:08 WIB
Perhapi Ragukan Kesiapan Ekspor Satu Pintu Batu Bara Lewat DSI
Senin / 08-06-2026, 11:08 WIB
Daftar Rating TV Nasional per Senin, 8 Juni 2026 Sinetron Prime Time Tetap Kuat
Senin / 08-06-2026, 11:06 WIB
Marc Marquez Raih Kemenangan ke-100 di MotoGP Hungaria 2026
Senin / 08-06-2026, 11:05 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Watch9 dan Ultra 2 dengan Fitur Kesehatan Baru
Senin / 08-06-2026, 11:04 WIB
Harga Minyak Brent Melonjak imbas Ketegangan Baru di Lebanon dan Iran
Senin / 08-06-2026, 11:04 WIB
Florentino Perez Incar Kvaratskhelia Jika Kembali Pimpin Real Madrid
Senin / 08-06-2026, 11:04 WIB
Perhapi Ragukan Kesiapan Ekspor Batu Bara Satu Pintu Lewat Danantara
Senin / 08-06-2026, 11:04 WIB
Watzke Yakin Haaland Akan Bergabung dengan Real Madrid
Senin / 08-06-2026, 11:04 WIB






