Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 3,67 persen pada awal perdagangan Senin (8/6/2026). Indeks dibuka di posisi 5.389,17, turun dari penutupan pekan lalu.

Pelemahan ini diikuti oleh koreksi kompak pada saham-saham perbankan raksasa. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan terdalam hingga terdepak dari level psikologis Rp 5.000.

>>> Kurs Dolar AS Tembus Rp 18.132 pada Senin 8 Juni 2026

Saham BBCA dibuka pada harga Rp 4.940, melemah 2,66 persen dibandingkan perdagangan Jumat (5/6/2026).

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga merosot 3,28 persen ke level Rp 2.650 per saham.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 4,04 persen dan dibuka pada harga Rp 3.080.

>>> Ehsan Hajsafi Desak FIFA Selesaikan Masalah Visa Timnas Iran

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 2,86 persen ke posisi Rp 3.730 per lembar.

Penurunan tajam ini membawa harga saham para raksasa perbankan menembus level terendah baru.

Bagi BBCA dan BBRI, posisi harga saat ini kembali mencetak rekor paling rendah dalam lima tahun terakhir.

>>> AMD Pastikan Platform AM5 Bertahan hingga Tahun 2029

Sementara itu, bagi saham BBNI dan BMRI, kemerosotan pada awal pekan ini membawa posisi harga kedua bank pelat merah tersebut menyentuh rekor terendah dalam tiga tahun terakhir.