AMD secara resmi mengumumkan komitmen untuk memperpanjang masa pakai platform AM5 setidaknya hingga tahun 2029. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Computex 2026.

Keputusan tersebut diambil di tengah situasi pasar global yang kurang menentu. Saat ini, industri teknologi menghadapi lonjakan harga memori RAM dan kenaikan tajam pada berbagai komponen komputer lainnya.

>>> Israel Serang Target Militer Iran, Abaikan Peringatan Trump

Menurut informasi dari Wccftech, kebijakan AMD untuk mempertahankan ekosistem AM5 didasari oleh berbagai pertimbangan matang. Seringnya pergantian soket dinilai memberikan dampak kurang baik bagi ekosistem industri.

David McAfee, VP & GM Ryzen CPU AMD, menjelaskan bahwa mengganti soket atau platform setiap 1-2 tahun justru mempersulit pengguna dan manufaktur motherboard.

Hal ini karena layout desain akan sering mengalami perubahan.

Oleh karena itu, AMD memilih fokus untuk mengintegrasikan arsitektur masa depan seperti Zen 6 dan Zen 7 ke dalam ekosistem yang sudah berjalan.

>>> Lionel Scaloni Pastikan Nico Paz Pulih dan Siap Tampil di Piala Dunia 2026

Langkah ini diambil untuk melengkapi serta memperkuat lini produk yang telah tersedia di pasar.

Perusahaan juga menyatakan bahwa peralihan ke generasi platform berikutnya baru akan dianggap matang jika standardisasi teknologi masa depan sudah siap sepenuhnya.

Teknologi baru seperti memori DDR6 dan PCIe Gen 6 harus sudah stabil serta memiliki harga yang ramah di kantong konsumen.

AMD menilai bahwa peluncuran teknologi baru yang tidak terjangkau tidak akan sebanding dengan peningkatan performa riil yang didapatkan oleh pengguna harian maupun gamer.

>>> Harga BBM Juni 2026 Turun, Diesel Nonsubsidi Pimpin Penurunan

Keputusan mempertahankan platform AM5 hingga 2029 menjadi angin segar bagi para perakit PC.