Pemain veteran Timnas Iran, Ehsan Hajsafi, melontarkan kritik keras terhadap FIFA terkait lambannya penyelesaian masalah visa yang dialami delegasi timnya.

Ia mendesak federasi sepak bola internasional itu segera bertindak agar persiapan tim menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat tidak terganggu.

>>> AMD Pastikan Platform AM5 Bertahan hingga Tahun 2029

Sekitar 15 pejabat administrasi Timnas Iran tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. Di antaranya adalah Ketua Federasi Sepakbola Iran Hedayat Mombeini dan wakilnya, Mehdi Mohammad Nabi.

Pemerintah Iran mengecam kebijakan Amerika Serikat dan menyebut pembatasan tersebut sebagai tindakan diskriminatif.

Kritik Hajsafi terhadap FIFA

"Secara pribadi, saya memiliki keluhan tentang FIFA. Mengapa butuh waktu begitu lama?

Sejauh yang saya pahami, visa hanya dikeluarkan untuk para pemain dan beberapa anggota staf pelatih," kata Hajsafi, dilansir dari ESPN.

Ia menambahkan bahwa ketiadaan para ofisial tersebut sangat mengganggu operasional tim secara keseluruhan.

>>> Israel Serang Target Militer Iran, Abaikan Peringatan Trump

"Sayangnya, beberapa anggota kunci staf pelatih kami, yang perannya sangat penting dalam tim, tidak diberikan visa. Itu termasuk manajer tim, direktur eksekutif, dan direktur media," ujar Hajsafi.

Pemain belakang tersebut berharap ada tindakan nyata dan cepat dari otoritas sepak bola tertinggi dunia untuk memulihkan situasi ini.

"Dari sini, saya ingin meminta FIFA untuk mengatasi masalah ini agar, insya Allah, situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari mendatang," tegas Hajsafi.

Sementara itu, Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa visa telah diberikan bagi seluruh pemain serta staf Iran yang resmi berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

>>> Lionel Scaloni Pastikan Nico Paz Pulih dan Siap Tampil di Piala Dunia 2026

Namun, otoritas AS menyatakan langkah selektif ini diambil untuk memastikan perizinan tidak disalahgunakan untuk menyelundupkan 'teroris' ke negara mereka.