Sebaliknya, beberapa mata uang berhasil berbalik arah atau rebound.

Won Korea Selatan memimpin penguatan di zona hijau, disusul oleh yuan onshore dan offshore China, serta dolar Singapura.

Perkembangan Cadangan Devisa Indonesia

Bagi pergerakan rupiah selanjutnya, rilis data cadangan devisa terbaru menjadi fokus utama yang akan memengaruhi keputusan para pelaku pasar.

Posisi cadangan devisa pada akhir April tercatat sebesar US$146,2 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan 5,8 bulan impor dan dinilai masih berada di atas standar kecukupan internasional yang berkisar pada tiga bulan impor.

Angka ini menunjukkan Indonesia mempunyai bantalan eksternal yang cukup kuat.

Kendati demikian, instrumen penjaga stabilitas ini terpantau menyusut selama empat bulan berturut-turut. Sepanjang kuartal I-2026, cadangan devisa telah berkurang sebesar US$8,2 miliar.

>>> Trump Tegaskan Tak Akan Cairkan Aset Iran Sebelum Kesepakatan Damai

Setelah memperhitungkan penurunan yang kembali terjadi pada bulan April, total akumulasi penyusutan cadangan devisa nasional kini telah mencapai sekitar US$10,27 miliar.