Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi, Yen Jepang Terpuruk
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di level tertinggi dalam dua bulan pada perdagangan Senin (8/6/2026).
Penguatan greenback dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan AS yang melampaui ekspektasi.
>>> Puspresnas Rilis Tata Tertib OSN-K 2026, Peserta Wajib Hadir 45 Menit Sebelum Ujian
Laporan Non-Farm Payrolls menunjukkan penambahan 172.000 lapangan kerja baru bulan lalu, di atas perkiraan konsensus.
Hal ini mendorong pelaku pasar meningkatkan taruhan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan akhir tahun ini.
Indeks dolar AS mempertahankan keuntungan besar meskipun volume perdagangan terbatas karena bursa Australia tutup untuk libur nasional. Data ketenagakerjaan yang kuat memperkuat ekspektasi pengetatan moneter.
Penguatan dolar AS langsung menekan mata uang global lainnya.
Euro (EUR) merosot ke level terendah dua bulan di US$1,1507, sementara Poundsterling (GBP) tertahan di level terendah tiga pekan pada US$1,3316.
Dolar Australia (AUD) turun ke US$0,7016 dan Dolar Selandia Baru (NZD) anjlok ke US$0,5779.
Akselerasi pasar tenaga kerja yang berpadu dengan risiko inflasi dari sektor energi membuat pengetatan kebijakan The Fed semakin mungkin.
Sebelum data tenaga kerja dirilis, investor global sudah mengantisipasi kenaikan bunga akibat krisis energi global yang dipicu konflik Iran.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember kini di atas 70%, melonjak dari 45% pekan lalu.
"Laporan data ketenagakerjaan AS menggambarkan pasar tenaga kerja yang tetap menguat secara struktural meskipun terjadi guncangan harga energi global akibat konflik," ujar Jonas Goltermann, Kepala Ekonom Pasar di Capital Economics, dikutip Reuters.
>>> Piala Dunia 2026: Hadiah Fantastis untuk Tim Juara Capai Rp1 Triliun
Update Terbaru
Houston Dynamo Kembali ke MLS, Hadapi DC United
Kamis / 23-07-2026, 15:36 WIB
La Familia Kalahkan The Ville, Lolos ke Babak Kedua TBT
Kamis / 23-07-2026, 15:36 WIB
Charlotte FC Jamu Atlanta United dalam Laga Rivalitas MLS
Kamis / 23-07-2026, 15:35 WIB
PINTU Catat Lonjakan Aktivitas Aset Saham AS Tertokenisasi pada Kuartal II 2026
Kamis / 23-07-2026, 15:35 WIB
Toyota Gandeng Universitas Udayana Cetak Talenta Manufaktur Kelas Dunia
Kamis / 23-07-2026, 15:35 WIB
50 Nama Bayi Laki-Laki Lahir Agustus 3 Kata Beserta Artinya
Kamis / 23-07-2026, 15:35 WIB
Cara Ubah Desil Bansos 2026, Ini Langkah-Langkahnya
Kamis / 23-07-2026, 15:35 WIB
Alasan Itachi Membunuh Klan Uchiha: Mencegah Kudeta dan Perang Saudara
Kamis / 23-07-2026, 15:32 WIB
Bruce Buffer Incar Jadi Pengumum Super Bowl, Ini 'Bucket List'-nya
Kamis / 23-07-2026, 15:32 WIB
Saat Anak Jadi Wajah Endorse, di Mana Batas Etisnya?
Kamis / 23-07-2026, 15:32 WIB
Lena The Plug: Pelaku Palsu Gugat Cerai Kembali Kirim Dokumen ke Adam22
Kamis / 23-07-2026, 15:29 WIB
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
Kamis / 23-07-2026, 15:28 WIB
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
Kamis / 23-07-2026, 15:28 WIB
UU PFII Resmi Disahkan, Tantangan Besar Menanti untuk Saingi Dubai dan Singapura
Kamis / 23-07-2026, 15:28 WIB







