Capital Economics memproyeksikan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan menaikkan suku bunga dua kali masing-masing 25 basis poin pada paruh kedua tahun ini.

Yen Jepang Terpuruk ke Level Kritis

Keperkasaan dolar AS menjadi tantangan berat bagi yen Jepang yang merosot ke level 160,29 per dolar AS.

Nilai ini mengikis habis seluruh keuntungan intervensi senilai 11,7 triliun yen ($73,01 miliar) yang digelontorkan pemerintah Tokyo sebulan lalu.

Saat itu, yen menyentuh level terendah sejak Juli 2024 di posisi 160,72. "Yen terus tertekan karena volatilitas selisih suku bunga yang persisten.

Bank of Japan (BOJ) dinilai terlalu lambat dalam normalisasi kebijakan, sementara bank sentral negara maju lainnya sudah bergerak agresif," jelas David Meier, ekonom di Julius Baer.

Namun, sumber internal mengungkapkan kepada Reuters bahwa BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan bulan ini, dengan catatan tidak terjadi eskalasi konflik militer ekstrem di Timur Tengah yang mengacaukan pasar finansial.

Pasar Kripto Rebound Tipis

Dari pasar aset kripto, Bitcoin naik lebih dari 1% ke US$62.838,60 pada Senin pagi.

Aset digital ini mencoba bangkit setelah jatuh ke level terendah sejak Oktober 2024 pekan lalu. Ether juga menguat lebih dari 3% ke US$1.680,87.

Pergerakan Bitcoin sejak awal tahun dinilai berat karena kalah saing dalam memperebutkan likuiditas global.

>>> Ekonomi Jepang Melambat pada Kuartal I 2026 Dipicu Lesunya Belanja Modal

Booming saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan rencana mega IPO raksasa teknologi seperti SpaceX disebut telah menarik minat modal investor keluar dari pasar kripto.