Tim nasional Kolombia akan menjalani pertandingan persahabatan melawan Yordania di Argentina pada Minggu malam. Laga ini menjadi bagian dari persiapan akhir menuju Piala Dunia 2026.

Pertemuan kedua negara ini terjadi setelah 12 tahun lalu. Saat itu Kolombia menang 3-0 di Buenos Aires.

>>> Kolombia Kalahkan Yordania di Laga Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026

Skuad Los Cafeteros asuhan Nestor Lorenzo ingin menguji konsistensi performa dan ketajaman lini serang. Mereka mengandalkan kecepatan dari sektor sayap.

Eksperimen komposisi pemain diperkirakan terjadi. Perpaduan energi pemain muda dan ketenangan senior diharapkan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Kolombia datang dengan modal positif setelah finis di atas Brasil pada kualifikasi. Mereka juga menang 3-1 atas Kosta Rika pada Selasa lalu.

Meski sempat kalah 2-1 dari Kroasia dan 3-1 dari Prancis pada Maret, anak asuh Lorenzo hanya sekali gagal mencetak gol dalam 10 laga terakhir.

Di sisi lain, Yordania yang dilatih Jamal Sellami ingin membuktikan kapasitas tim Timur Tengah. Mereka mengandalkan disiplin pertahanan rapat untuk meredam Kolombia.

>>> Ekuador Kalahkan Guatemala 3-0 dalam Laga Uji Coba Terakhir

Kekuatan utama Yordania terletak pada transisi cepat dari bertahan ke menyerang melalui serangan balik. Namun, mereka baru saja kalah 4-1 dari Swiss.

Masalah utama Yordania adalah kerapuhan lini belakang. Mereka kebobolan setidaknya dua gol di setiap empat laga terakhir dengan total 11 gol.

Pelatih Lorenzo diprediksi melakukan rotasi besar.

David Ospina, Daniel Munoz, Yerry Mina, Jefferson Lerma, Jhon Arias, James Rodriguez, dan Luis Suarez berpotensi menjadi starter.

Bintang Luis Diaz kemungkinan diistirahatkan setelah bermain 74 menit melawan Kosta Rika. Sementara itu, Yordania diperkirakan tanpa beberapa pemain kelelahan seperti Rajaei Ayed dan Ehsan Haddad.

>>> Timnas Yordania Uji Kekuatan Kolombia di Lille Jelang Piala Dunia 2026

Sebagai gantinya, bek Husam Abu Dahab dan pemain sayap Ali Azaizeh diharapkan menjadi inti. Mereka akan memperkuat tim sebelum menghadapi Austria.