Gelandang tim nasional Denmark, Christian Eriksen, kembali mengalami insiden kolaps di lapangan saat laga persahabatan melawan Ukraina di Stadion Odense, Minggu (7/6/2026).

Peristiwa terjadi pada menit ke-65 ketika Denmark unggul 2-1. Wasit langsung menghentikan pertandingan setelah Eriksen jatuh tak bergerak.

>>> Persija Jakarta Siap Umumkan Pelatih Baru di JIS Besok

Pemain berusia 34 tahun yang kini membela VfL Wolfsburg itu segera mendapat penanganan medis di lapangan. Ia kemudian mampu berjalan sendiri menuju ambulans didampingi istrinya, Sabrina.

Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) melalui pernyataan di media sosial X mengonfirmasi bahwa Eriksen dalam kondisi sadar dan baik setelah perawatan darurat.

Alat Pacu Jantung Berfungsi Baik

Dokter tim DBU, Morten Boesen, menjelaskan bahwa alat pacu jantung (ICD) yang dipasang pada Eriksen berfungsi sebagaimana mestinya.

"Christian dalam keadaan baik, dan dia meninggalkan lapangan dengan kekuatan sendiri. Menurut saya, alat pacu jantungnya berfungsi sebagaimana mestinya," kata Boesen.

Boesen menambahkan bahwa Eriksen sempat kehilangan kesadaran sesaat, namun cepat pulih dan langsung bisa diajak berkomunikasi.

Eriksen kini menjalani pemeriksaan diagnostik komprehensif di rumah sakit setempat untuk mengidentifikasi pemicu kolapsnya.

Dukungan dari Rekan Setim dan Pelatih

Manajer timnas Denmark, Brian Riemer, mengaku peristiwa ini sangat mengejutkan dan traumatis bagi seluruh tim.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Pastikan Juara Grup A Piala AFF

"Ini pengalaman yang sangat mengejutkan bagi semua orang," ujar Riemer kepada TV 2 Sport.

Riemer memuji koordinasi cepat tim medis yang menenangkan ruang ganti. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk segera mengunjungi Eriksen di rumah sakit.

Kapten Denmark, Pierre-Emile Hojbjerg, menceritakan detik-detik saat melihat Eriksen jatuh setelah situasi lemparan ke dalam.

"Yang terpenting adalah Christian baik-baik saja, dan keluarganya juga. Kami masuk ke ruang ganti dan berbicara sebentar," kata Hojbjerg.

Hojbjerg mengapresiasi penanganan medis yang cepat dan sikap respek dari pemain serta suporter di stadion.

Insiden ini terjadi hampir tepat lima tahun setelah Eriksen mengalami henti jantung saat Euro 2020 melawan Finlandia pada 12 Juni 2021.

>>> Baldini Beri Debut Penuh untuk Ekhator dan Ahanor Lawan Yunani

Pasca-insiden 2021, Eriksen dipasang ICD dan melanjutkan karier di Brentford, Manchester United, lalu bergabung ke Wolfsburg pada September 2025.