FIFA Minta 60 Suporter Segera Lunasi Tiket Piala Dunia 2026
FIFA meminta sekitar 60 pencinta sepak bola untuk segera menyelesaikan pembayaran tiket Piala Dunia 2026. Tiket tersebut sebelumnya didapatkan tanpa biaya akibat gangguan sistem.
Dikutip dari Detik Travel, ketiadaan biaya saat pemesanan pada 21 Mei lalu dinyatakan tidak sah. Hal ini terjadi karena kendala operasional pada sistem pembayaran di laman resmi FIFA.
>>> Marco Morelli Salip Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 2026
FIFA mengonfirmasi bahwa tiket tersebut teralokasikan dengan status nihil tagihan akibat malfungsi proses checkout. Meski begitu, FIFA tidak langsung membatalkan pesanan dan memberi kesempatan pelunasan.
"FIFA menyesalkan kesalahan ini dan segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Tiket yang dipesan tetap kami reservasi dan mereka telah diundang untuk menyelesaikan pembayaran sesuai harga yang berlaku," bunyi pernyataan resmi FIFA, Minggu (7/6/2026).
Insiden ini mengungkap adanya sisa tiket yang masih tersedia, bertolak belakang dengan klaim Presiden FIFA Gianni Infantino yang menyebut seluruh tiket untuk 104 pertandingan sudah habis terjual.
Sisa tiket tersebut sengaja didistribusikan kembali lewat jalur resmi untuk meredam calo. FIFA menerapkan potongan komisi 15 persen dalam sistem penjualan kembali guna mengontrol pasar gelap.
>>> Emiten Ritel Diproyeksi Tetap Tangguh Hadapi Koperasi Desa Merah Putih
Kebijakan komersial FIFA menuai kritik karena struktur tarif yang dianggap terlalu tinggi.
FIFA berdalih penetapan harga tinggi bertujuan mengejar target pendapatan maksimal untuk mendukung program edukasi dan pembinaan sepak bola global.
Kondisi ini dinilai kontradiktif dengan komitmen awal saat Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ditunjuk sebagai tuan rumah bersama pada 2018.
Saat itu, komite menjanjikan tiket babak penyisihan grup seharga USD 21 atau sekitar Rp 379 ribu.
Namun kini, harga tiket melonjak drastis.
>>> Satgas PASTI Tangkap Ketua Koperasi BLN Terkait Penghimpunan Dana Ilegal
Nilai jual resmi untuk tribun depan pada pertandingan final mencapai USD 32.970 atau setara Rp 595 juta.
Update Terbaru
PP Properti (PPRO) Catat Rugi Rp201,71 Miliar di Semester I-2026
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
IHSG Berpeluang Menuju 6.850, BNI Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham
Kamis / 23-07-2026, 11:46 WIB
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB







