Untuk menyiasati tingginya volatilitas, dirilis strategi penempatan portofolio dengan rekomendasi overweight (OW) yang dikelompokkan ke dalam dua kategori.

Kategori pertama berfokus pada saham-saham yang memiliki bantalan valuasi menarik.

Pada sektor perbankan, saham Bank Central Asia (BBCA) direkomendasikan buy dengan target harga dipatok sebesar Rp 10.900.

Sementara pada sektor kesehatan, saham Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) direkomendasikan buy dengan target Rp 3.300.

Kategori kedua mengarah pada saham dengan tema pertumbuhan. Untuk industri telekomunikasi, saham Indosat (ISAT) mendapat rekomendasi buy dengan target harga Rp 3.000.

Pada sektor logam dan pertambangan, rekomendasi beli diberikan untuk saham Antam (ANTM) dengan target Rp 4.900 serta saham Timah (TINS) dengan target Rp 4.500.

Selanjutnya, sektor dengan profil risiko moderat seperti barang konsumsi juga layak dicermati.

Saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) direkomendasikan buy dengan target harga Rp 10.500, diikuti saham Indofood Sukses Makmur (INDF) dengan rekomendasi buy di target harga Rp 9.400.

>>> Pencemaran Bakteri E. Coli Mengancam Perairan Gili Trawangan

Terakhir, pada sektor perunggasan, saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) direkomendasikan buy dengan target harga Rp 5.900.