Pemerintah Perkuat Strategi Fiskal untuk Jaga Ketahanan APBN
Pemerintah terus memperkuat strategi fiskal yang adaptif dan terukur untuk menjaga ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Langkah ini diambil guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global, seperti ketegangan geopolitik, perang tarif, dan perlambatan ekonomi dunia.
>>> 6 Barang Sederhana di Rumah yang Menunjukkan Orang Tua Baik
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan tiga strategi utama dalam menghadapi dinamika global.
Strategi tersebut dijalankan melalui pengarahan belanja negara pada sektor produktif.
"Kita akan fokus pada pengeluaran yang mendorong demand, supply, produksi, dan penciptaan lapangan kerja," ujar Juda Agung.
Di sisi penerimaan, pemerintah mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan administrasi dan reformasi perpajakan.
Selain itu, diversifikasi sumber pendanaan di sisi pembiayaan dilakukan untuk mengurangi risiko gejolak pasar keuangan global.
Menurut Juda Agung, efektivitas strategi tersebut tercermin dari indikator ekonomi nasional yang tetap solid.
>>> Pemerintah Miliki Kas Rp 513 Triliun untuk Jaga Stabilitas Keuangan
"Empat indikator yaitu pertumbuhan, inflasi, defisit fiskal, dan yield SBN menunjukkan fiskal kita masih kuat," tegasnya.
Kondisi kas negara saat ini dinilai sehat dan mampu berfungsi sebagai shock absorber untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pengelolaan kas negara berada dalam kondisi baik dan mendukung likuiditas perekonomian.
"Cash management kita sudah baik. Yang Rp300 triliun kita masukkan ke perbankan untuk tambahan likuiditas," jelas Purbaya.
Pemerintah juga memastikan keberlanjutan kebijakan yang menyentuh masyarakat, termasuk subsidi energi.
>>> Kemenhaj Berangkatkan Puluhan Ribu Jemaah Haji Gelombang I ke Indonesia
"Subsidi BBM akan terus diadakan sampai akhir tahun dan harganya tidak naik. Anggaran kita cukup," kata Purbaya.
Update Terbaru
Manga Kai-hen Wizards Karya Yellow Tanabe Kembali pada 29 Juli
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Keluarga Chadwick Boseman Minta Pengadilan Copot Janda sebagai Administrator Warisan
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Juri Vonis Mantan Presiden Senat Montana Jason Ellsworth Bersalah
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Max Fried Kembali dari Cedera, Yankees Hadapi Pirates
Kamis / 23-07-2026, 07:21 WIB
Model Scout Terkait Kasus Epstein Ditemukan Tewas di Paris
Kamis / 23-07-2026, 07:21 WIB
Flamengo Hadapi Chapecoense di Serie A, 22 Juli 2026
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB
Jadwal 7 Wakil Indonesia di 16 Besar China Open 2026: Jonatan Main
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB
Kredit UMKM Diproyeksikan Tumbuh Positif hingga Akhir 2026
Kamis / 23-07-2026, 07:15 WIB
Pemerintah Percepat Pengembangan Hidrogen untuk Transisi Energi
Kamis / 23-07-2026, 07:14 WIB
Serba-serbi Kasus Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya Rp10,2 M
Kamis / 23-07-2026, 07:14 WIB
Satya, Desainer Down Syndrome, Wujudkan Mimpi Lewat Koleksi Pakaian Anak
Kamis / 23-07-2026, 07:14 WIB
Penjualan Mobil Baru Semester I 2026 Naik 2 Digit
Kamis / 23-07-2026, 07:14 WIB
AS dan Saudi Teken Kerja Sama Nuklir, Picu Kekhawatiran Proliferasi
Kamis / 23-07-2026, 07:14 WIB







