Pergerakan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah resmi dimulai pada Minggu (7/6/2026) sejak pukul 07.00 hingga 17.00 Waktu Arab Saudi.

Sebanyak 18 kelompok terbang dari embarkasi Jakarta Pondok Gede dijadwalkan tiba di Madinah pada hari pertama kepindahan tersebut.

>>> Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026 Usai Kalah dari Victor Lai

Sebelum menuju hotel masing-masing di kawasan Markaziyah sekitar Masjid Nabawi, seluruh rombongan jemaah diwajibkan singgah di Terminal Hijrah.

Langkah ini diterapkan untuk menjalani proses verifikasi administrasi guna memastikan kesesuaian data pergerakan jemaah dengan manifest resmi.

Verifikasi Administrasi di Terminal Hijrah

Pemeriksaan administrasi di lokasi tersebut mencakup pencocokan jumlah bus dan jemaah di dalamnya, serta sinkronisasi nomor kontrak hotel tujuan.

Petugas melakukan pengecekan secara langsung dengan membandingkan data internal dan dokumen yang dibawa oleh kru bus.

Selain menjadi lokasi verifikasi, Terminal Hijrah juga berfungsi sebagai pusat pengaturan lalu lintas bus sebelum memasuki wilayah sektor di Madinah.

Informasi kedatangan jemaah kemudian diteruskan ke petugas sektor untuk kelancaran penyambutan di hotel.

>>> Timnas U19 Indonesia Hadapi Vietnam di Laga Penentu Grup A Piala AFF U19 2026

"Sebelum para jemaah haji Indonesia memasuki sektor-sektor di Daerah Kerja (Daker) Madinah, kami bertugas mengecek jumlah bus dan jumlah jemaah dalam setiap bus," ujar Divia Ardianto, Kepala Sektor Bir Ali/Terminal Hijrah.

Pihak penyelenggara memastikan bahwa jemaah haji tetap berada di dalam bus selama proses pemeriksaan berlangsung.

Petugas akan mendatangi armada kendaraan secara langsung tanpa mengharuskan jemaah turun.

"Agar para petugas haji yang ada di sektor siap menerima jemaah sehingga mereka tidak terdadak ketika jemaah tiba di hotel masing-masing," jelas Divia Ardianto.

Fasilitas pendukung seperti akses toilet dan kursi roda bagi jemaah lanjut usia tetap disediakan di Terminal Hijrah untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.

"Kalau memang dirasa ada jemaah yang sudah tidak tahan untuk ke toilet, kami sudah menyiapkannya di Terminal Hijrah.

>>> Koreksi Harga Emas Dinilai Jadi Peluang Akumulasi Aset Safe Haven

Termasuk bagi jemaah lansia yang membutuhkan kursi roda, fasilitas tersebut juga sudah tersedia," pungkas Divia Ardianto.