Umat Islam dari berbagai penjuru dunia memenuhi jalur pendakian menuju Gua Hira di Puncak Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi.

Lokasi ini menjadi salah satu destinasi ziarah spiritual utama bagi jemaah di sela pelaksanaan ibadah haji maupun umrah.

in1

>>> Meksiko Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan

Bagi jutaan umat Islam di dunia, Gua Hira menjadi titik awal turunnya risalah kenabian yang mengubah sejarah manusia.

Di lereng gunung ini, pada 17 Ramadan sekitar tahun 610 Masehi, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama berupa Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Nabi Muhammad SAW yang saat itu berusia 40 tahun menerima wahyu tersebut melalui Malaikat Jibril.

Peristiwa agung itu terjadi dalam suasana yang menggetarkan, di mana Rasulullah SAW sempat mengalami kegelisahan luar biasa hingga tubuh beliau menggigil.

Dari puncak Jabal Nur, hamparan Kota Makkah terlihat jelas.

Tower Zamzam Masjidil Haram tampak berdiri megah di tengah kota yang dikelilingi perbukitan batu khas Tanah Haram tersebut.

Lokasi Jabal Nur berada sekitar empat kilometer di sebelah timur Masjidil Haram. Meski jaraknya tidak terlalu jauh, perjalanan menuju puncak tetap membutuhkan stamina yang prima serta kesabaran.

Tim Media Center Haji (MCH) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berjumlah 17 orang turut menapaki jalur bersejarah tersebut pada Kamis dini hari.

Setapak demi setapak anak tangga dilalui hingga akhirnya mencapai kawasan puncak.

Sepanjang perjalanan, rombongan bertemu dengan ratusan jemaah dari berbagai negara.

Peziarah tersebut berasal dari Indonesia, Pakistan, India, Bangladesh, Mesir, Afrika, hingga Turki yang memiliki tujuan sama untuk mengenang jejak perjuangan Rasulullah SAW.