Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Kanada, Victor Lai, di babak final Indonesia Open 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (7/6/2026) itu berakhir dengan skor 19-21 dan 8-21 untuk kemenangan Lai.

>>> Timnas U19 Indonesia Hadapi Vietnam di Laga Penentu Grup A Piala AFF U19 2026

Kekalahan ini membuat Jonatan kembali gagal mewujudkan targetnya menjadi juara di turnamen kandang.

Jonatan Akui Tekanan Berat

Usai pertandingan, Jonatan menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada pendukung yang telah memberi dukungan.

"Maaf kembali saya belum bisa memberikan hasil yang paling maksimal yaitu medali emas, tapi ini yang bisa saya lakukan," ujar Jonatan.

Pemain berusia 28 tahun itu mengaku merasakan tekanan berat sejak awal laga. Ekspektasi tinggi untuk menang di rumah sendiri dinilai mengganggu performanya.

"Saya merasa pressure dari awal main, ketegangannya cukup besar, saya tak bisa menghandle hal tersebut di lapangan," kata Jonatan.

>>> Koreksi Harga Emas Dinilai Jadi Peluang Akumulasi Aset Safe Haven

Sebaliknya, Victor Lai tampil lebih tenang dan sabar. Jonatan menilai lawannya mampu mengendalikan diri dan menjalankan strategi dengan disiplin.

Kekalahan ini menjadi penutup rangkaian tiga turnamen beruntun yang dijalani Jonatan, setelah Malaysia Masters dan Singapore Open.

Ia memutuskan untuk beristirahat sejenak guna memulihkan kondisi psikologis sebelum menghadapi turnamen besar lain di sisa musim 2026.

"Fokus saat ini menenangkan pikiran dulu, menjauh dari bulutangkis, membersihkan pikiran yang sudah dipakai selama tiga pekan ini," ujar Jonatan.

>>> Rafael Leao Kecewa Berat Usai Namanya Masuk Daftar Jual AC Milan

Kejuaraan Dunia dan Asian Games menjadi target berikutnya yang ingin ia kejar setelah masa istirahat.