Penyebab Babi Hilang di Tanah Arab, Dulu Jadi Daging Favorit
Produk olahan babi kini sulit ditemui di Timur Tengah karena mayoritas penduduknya Muslim. Namun, ribuan tahun lalu, babi bukanlah hewan asing di kawasan tersebut.
Tim peneliti dari Kiel University, Jerman, dalam riset berjudul Insights Into Early Pig Domestication Provided by Ancient DNA Analysis (2017) mengungkap bahwa babi pertama kali dijinakkan di Mesopotamia pada 8.500 Sebelum Masehi (SM).
>>> Wardatina Mawa Pilih Bekerja Mandiri Ketimbang Andalkan Nafkah Cerai
Dari sana, babi kemudian dibawa ke Eropa untuk dikembangbiakkan.
Catatan arkeologi dari tahun 5.000 hingga 2.000 SM menunjukkan masyarakat Timur Tengah memelihara babi sebagai sumber makanan.
Mereka merawat babi selama berbulan-bulan sebelum dipotong untuk dijadikan protein utama yang lezat dan bergizi.
Namun, kebiasaan ini berubah sekitar tahun 1.000 SM. Sejak saat itu, pemeliharaan dan konsumsi babi terus menurun drastis.
Dua Penyebab Utama Hilangnya Babi
Setidaknya ada dua pendapat berbeda mengenai peralihan konsumsi masyarakat Jazirah Arab dari babi ke hewan ternak lain.
Pendapat pertama dikemukakan oleh Antropolog Marvin Harris dalam bukunya Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir (2019). Harris mengaitkan pelarangan babi dengan faktor ekologi.
Menurut Harris, babi adalah hewan yang banyak menyita sumber daya. Seekor babi membutuhkan 6.000 liter air untuk berkembang biak.
Jika dalam satu peternakan terdapat 100 babi, maka total kebutuhan air mencapai 600.000 liter.
>>> Maybank Indonesia Catat Pertumbuhan Dana Kelolaan Wealth Management 12%
Di Timur Tengah yang mayoritas wilayahnya gurun, air tersebut lebih bermanfaat untuk kebutuhan manusia. Selain itu, babi juga pemilih dalam makanan.
Mereka tidak bisa memakan rumput, melainkan harus diberi kacang-kacangan, buah-buahan, dan gandum yang juga dikonsumsi manusia.
Update Terbaru
Daftar 23 Ponsel Android yang Mendukung Quick Share ke iPhone via AirDrop
Minggu / 07-06-2026, 15:38 WIB
Kemenkeu Hapus Sistem Pemeringkatan Pegawai Ditjen Pajak
Minggu / 07-06-2026, 15:38 WIB
Google Perluas Integrasi Quick Share dan AirDrop ke Lebih Banyak Ponsel Android
Minggu / 07-06-2026, 15:37 WIB
Kemnaker Turun ke Lapangan Tangani Lonjakan PHK Puluhan Ribu Pekerja
Minggu / 07-06-2026, 15:36 WIB
Analisis Pemicu Koreksi Pasar Ekuitas Domestik
Minggu / 07-06-2026, 15:36 WIB
Indonesia Tawarkan Proyek Giant Sea Wall ke Rusia di Forum SPIEF 2026
Minggu / 07-06-2026, 15:36 WIB
5 Rekomendasi HP Rp1,5 Jutaan Terbaik Versi David GadgetIn
Minggu / 07-06-2026, 15:33 WIB
Game FIFA World Cup Launch Edition Hadir di Netflix, Bisa Dikontrol Lewat HP
Minggu / 07-06-2026, 15:33 WIB
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 Juni 2026: Skin SG2 Golden dan Football Bundle Gratis
Minggu / 07-06-2026, 15:32 WIB
Cara Cek Bansos BPNT via Situs Resmi dan Aplikasi
Minggu / 07-06-2026, 15:32 WIB
Manajer Investasi Perkuat Portofolio Hadapi Tekanan Pasar Keuangan
Minggu / 07-06-2026, 15:32 WIB
Fermin Aldeguer Gagal Raih Podium Sprint Race MotoGP Hungaria 2026
Minggu / 07-06-2026, 15:29 WIB
Arsenal Hadapi Jalan Batal Rekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Minggu / 07-06-2026, 15:29 WIB
Arsenal Hadapi Jalan Terjal Rekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Minggu / 07-06-2026, 15:29 WIB






