FIFA mengeluarkan kebijakan kontroversial menjelang Piala Dunia 2026. Terompet vuvuzela dan botol air minum isi ulang dilarang dibawa ke dalam stadion.

Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

>>> Klasemen Piala AFF U-19 2026: Indonesia Kalahkan Timor Leste 3-0

Laga perdana dijadwalkan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Banorte pada 12 Juni 2026.

Keputusan FIFA memicu reaksi keras dari para pendukung di seluruh dunia. Banyak suporter merasa tidak nyaman karena kebiasaan menonton mereka kini dibatasi oleh regulasi ketat.

Alasan Pelarangan Vuvuzela

Vuvuzela, alat musik plastik yang ikonik sejak Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, kini masuk daftar barang terlarang.

>>> Harga Emas Antam 7 Juni 2026 Stabil, Harga 1 Gram Bertahan Rp 2,738 Juta

FIFA juga melarang peluit, klakson udara, dan perangkat suara bising lainnya.

Menurut aturan resmi, pembatasan ini diberlakukan karena suara bising berpotensi mengganggu komunikasi antara pemain dan wasit di lapangan.

Selain itu, kebisingan ekstrem juga dapat menyulitkan proses penyiaran pertandingan.

>>> Bank Mandiri Taspen Pecat Pegawai Terkait Investasi Ilegal Banyumas

Kebijakan ini memastikan atmosfer stadion akan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Suporter yang terbiasa membawa vuvuzela harus meninggalkan barang tersebut di luar stadion.