Bank Mandiri Taspen Pecat Pegawai Terkait Investasi Ilegal Banyumas
PT Bank Mandiri Taspen resmi memberhentikan tidak hormat seorang mantan pegawai berinisial D. Oknum tersebut diduga terlibat penipuan berkedok investasi ilegal di Purwokerto, Jawa Tengah.
Langkah tegas ini diambil setelah perusahaan menerima laporan dari sedikitnya 61 pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Banyumas.
>>> Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Kakiyah di Makkah untuk Berburu Oleh-Oleh
Total kerugian yang ditaksir mencapai Rp 13,3 miliar.
Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen Tulus P. Hutabarat menyatakan bahwa manajemen telah melakukan investigasi internal.
Perusahaan juga menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian, termasuk melaporkan D atas dugaan pemalsuan dokumen publik.
"Bank Mandiri Taspen tidak mentolerir tindakan apapun yang bertentangan dengan integritas dan nilai-nilai perusahaan," ujar Tulus dalam keterangan resmi.
>>> Harga Emas Antam Fluktuatif Sepanjang Pekan Pertama Juni 2026
Menurut manajemen, skema penempatan dana yang ditawarkan pelaku murni inisiatif pribadi. Pelaku sengaja menyasar nasabah lanjut usia dengan dokumen palsu untuk mengelabui mereka.
"Pelaku menawarkan investasi ilegal dengan dokumen yang telah disiapkan untuk mengelabui nasabah pensiunan," jelas Tulus.
Bank Mandiri Taspen menegaskan tidak memiliki produk investasi seperti yang beredar dalam pemberitaan. Masyarakat dan nasabah diminta selalu memastikan transaksi penempatan dana melalui mekanisme dan produk resmi perbankan.
>>> Khutbah Jumat 12 Juni 2026 Angkat Keutamaan Hari Jumat dan Momentum Menguatkan Iman
Untuk memfasilitasi pensiunan yang terdampak, perseroan menyediakan layanan pendampingan hukum. Posko aduan telah dibuka di Kantor Cabang Purwokerto, dan kontak bantuan Mantap Call 14024 juga diaktifkan.
Update Terbaru
Arizona Diamondbacks Panggil Kohl Drake untuk Debut MLB
Rabu / 22-07-2026, 16:01 WIB
Colman Domingo Sindir Kritik Rasial terhadap Casting Lupita Nyong'o di The Odyssey
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Jay Feely Raih Nominasi Partai Republik untuk Distrik Pertama Arizona
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
BGN Temukan SPPG Miliki Dua Virtual Account, Dana Rp311 Miliar Dikembalikan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Cholil ERK dan Eka The Brandals Masuk Badan Pengawas dan Pengurus KontraS
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Toluca Jamu Pumas di Apertura 2026, Catat Rekor Tak Terkalahkan
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Hulu Rilis Dokumenter tentang Kaitan Keluarga Charles Manson
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Modernisasi Pabrik Aspal di Taiwan Jadi Contoh Infrastruktur Berkelanjutan untuk Asia
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Nanik Ganti Nomor HP Usai Mundur dari BGN: Capai Diteror
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Iran Kembali Serang Pangkalan AS di Kuwait, Target Depot Amunisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
FIFA Raup Rp268 Triliun dari Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Warga Bandung Pesan 3 Ojol untuk Antisipasi Begal, Ada yang Minta Dikawal Polisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Menperin Agus Gumiwang: P3DN Bisa Tambah Rp627 Triliun ke Ekonomi
Rabu / 22-07-2026, 15:55 WIB







