PSIM Yogyakarta Integrasikan Budaya Lokal dalam Industri Mode Olahraga
Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, mendorong penguatan identitas budaya lokal dalam pengembangan industri mode olahraga nasional.
Gagasan tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam acara Jogja Sport Streetwear Show 2026 di Jogja Expo Center pada Sabtu (6/6/2026).
>>> Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di FIFA Matchday GBK
Acara bertema "local roots global dreams" itu menyoroti pentingnya kebudayaan daerah sebagai fondasi kemajuan industri kreatif.
Liana menekankan bahwa budaya Yogyakarta dapat menjadi masa depan sport fashion di Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Filosofi Keraton dalam Jersey PSIM
PSIM Yogyakarta telah mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam desain jersey mereka. Klub berjuluk Laskar Mataram itu mengacu pada filosofi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
"Kami mengadopsi filosofi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Nilai-nilai dan kebudayaan tersebut kami implementasikan ke dalam jersey, salah satunya dengan mengangkat konsep Hamemayu Hayuning Bawana," ujar Liana.
Salah satu implementasi nyata terlihat pada jersey edisi khusus saat PSIM menjuarai Liga 2 musim 2024/2025.
>>> Federico Valverde Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Bentrok dengan Tchouameni
Jersey itu menampilkan siluet Pangeran Mangkubumi, arsitek Keraton Ngayogyakarta yang memiliki nilai simbol kepemimpinan.
Liana menjelaskan bahwa siluet tersebut diyakini mampu membawa klub menuju kejayaan. Langkah ini menjadi bukti komitmen PSIM dalam mengangkat budaya lokal.
Ekspansi Bisnis ke Pasar Global
Selain fokus pada desain, PSIM juga mulai menjangkau pasar internasional.
Liana menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Amerika Serikat, di mana masyarakat di sana mengakui tidak memiliki akar budaya yang merata.
"Sebaliknya, kita memiliki kekayaan budaya luar biasa, khususnya Yogyakarta, yang menjadi alasan kuat mengapa daerah ini disebut istimewa," tuturnya.
Sebagai langkah konkret, manajemen klub mengincar pasar wisatawan mancanegara dengan membuka gerai resmi di Bandara Internasional Yogyakarta. Gerai tersebut diharapkan menjadi pintu masuk produk PSIM ke dunia internasional.
>>> Real Madrid Buka Proses Disipliner Usai Valverde Cedera Akibat Insiden Latihan
"Banyak turis mancanegara datang dan pergi melalui bandara ini. Harapannya, mereka dapat membeli produk PSIM sebagai cenderamata," kata Liana.
Update Terbaru
Transfer Robert Lewandowski ke Chicago Fire Tak Banyak Disorot Media
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
Larry David Gagal Jawab Pertanyaan Sereal di Premiere Millionaire
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
DPR AS Sahkan Aturan Larangan Jual Beli Saham Anggota Kongres dan Voter ID
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
Sporting Kansas City Hadapi Minnesota United di MLS
Kamis / 23-07-2026, 14:52 WIB
Kuasa Hukum Jokowi Hormati Putusan Sela Eksepsi Dokter Tifa
Kamis / 23-07-2026, 14:52 WIB
Proyek Gas Raksasa North Hub Mulai Dibangun, Investasi Tembus US$11,8 Miliar
Kamis / 23-07-2026, 14:51 WIB
Dokter Tifa Syukur Eksepsi Dikabulkan, Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan
Kamis / 23-07-2026, 14:50 WIB
Persib Resmi Bebas Transfer Ban FIFA, Rekrutan Baru Siap Didaftarkan
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
OnePlus N6x Resmi Meluncur 31 Juli, Desain Kamera Berubah Total
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Gaya Hijab Syari Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata 2009, saat Menikah di Usia 39
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Bolehkah Retinol Dicampur Niacinamide dan Vitamin C? Ini Penjelasannya
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Perbandingan Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Oppo Find N6, dan Motorola Razr Fold
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Pesanan Changan Deepal S05 Tembus Ratusan Unit, Harga Rp500 Jutaan
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB







