Uni Eropa Luncurkan Paket Kedaulatan Teknologi untuk Kurangi Ketergantungan pada AS dan China
Komisi Eropa meluncurkan paket kebijakan baru yang disebut "tech sovereignty" atau kedaulatan teknologi pada Rabu lalu.
Langkah ini bertujuan memperkuat industri domestik dan memangkas ketergantungan teknologi dari Amerika Serikat dan China.
>>> Apple Hentikan Vision Pro 2, Fokus ke Kacamata Pintar AI
Lebih dari 80 persen produk digital penting, layanan, infrastruktur, dan kekayaan intelektual di Eropa masih dipasok oleh perusahaan asing.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan situasi ini harus segera diubah.
"Kita tidak bisa bergantung pada pihak lain untuk teknologi yang menjaga rumah sakit tetap beroperasi, jaringan energi tetap stabil, dan layanan kita tetap aman," kata Leyen.
Ketergantungan ini bukan lagi sekadar masalah bisnis, melainkan sudah mencakup ketahanan strategis.
Uni Eropa berkaca pada krisis pasokan chip dan logam tanah jarang yang melibatkan China beberapa waktu lalu.
Kecemasan juga muncul akibat dominasi korporasi teknologi AS pada sektor cloud computing.
Dokumen kebijakan Uni Eropa memperingatkan risiko intervensi asing serta penggunaan rantai pasok sebagai alat tekanan politik yang dapat mengganggu sektor pertahanan dan kedirgantaraan.
Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa, Henna Virkkunen, menjelaskan bahwa Eropa harus mampu mengambil keputusan mandiri tanpa didikte satu negara atau korporasi.
"Eropa ingin menentukan pilihannya sendiri, menghindari ketergantungan berisiko pada satu pemasok dominan, satu perusahaan, atau satu negara ketiga," ujarnya.
Penguatan Sektor Semikonduktor Domestik
Saat ini Uni Eropa hanya memasok sekitar 10 persen kebutuhan semikonduktor global.
Mereka masih sangat bergantung pada pasokan chip konvensional maupun chip canggih AI dari AS dan kawasan Asia Timur.
>>> KPop Demon Hunters Raih Golden Trailer Awards 2026, Tambah Deretan Prestasi
Update Terbaru
AS Buka Jalan Arab Saudi Kembangkan Senjata Nuklir
Kamis / 23-07-2026, 02:40 WIB
Isu Pribadi di Kasus Febrie Adriansyah: Ada Operasi Rahasia?
Kamis / 23-07-2026, 02:36 WIB
Kejagung Belum Jadwalkan Pemanggilan Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
Kamis / 23-07-2026, 02:36 WIB
Menteri Dody Ambil Alih Langsung Persetujuan Cuti ASN Kementerian PU
Kamis / 23-07-2026, 02:36 WIB
5 Kapal Induk Terbesar di Dunia: Raksasa Laut yang Mengagumkan
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Lemak Babi Ternyata Lebih Sehat dari Banyak Buah dan Sayur
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon
Kamis / 23-07-2026, 02:14 WIB
Call of Duty: Black Ops 7 Perluas Ricochet Anti-Cheat untuk Atasi Kecurangan di Ranked
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
AS Pertimbangkan Serangan Militer terhadap Sekutu Al-Qaeda di Mali
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Mitch Keller Hadapi Gerrit Cole di Final Seri Pirates vs Yankees
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Valencia Kalahkan Eldense 3-0 di Laga Uji Coba Pramusim
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Lynx Kalahkan Storm 105-102 Berkat Duet McBride dan Miles
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Ratusan Jurnalis Desak WHCA Hadapi Trump soal Serangan ke Pers
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Evolusi Penyimpanan Data Game: Dari Memory Card PS1 hingga Cloud Save
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB







