Apple dilaporkan menghentikan rencana pengembangan Vision Pro generasi kedua dan Vision Air, versi headset yang lebih ringan. Keputusan ini menandai perombakan besar dalam strategi mixed reality perusahaan.

Alih-alih meneruskan lini Vision Pro, Apple kini memfokuskan sumber daya pada pengembangan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI).

>>> KPop Demon Hunters Raih Golden Trailer Awards 2026, Tambah Deretan Prestasi

Langkah ini diambil untuk mengejar pasar yang lebih luas dan potensi adopsi massal.

Kabar pembatalan proyek ini pertama kali diungkap oleh analis rantai pasok Apple, Ming-Chi Kuo.

Keputusan strategis tersebut disebut telah mendapat persetujuan dari John Ternus, yang dijadwalkan menjadi CEO Apple pada September 2026.

Penjualan Vision Pro yang kurang memuaskan menjadi pemicu utama perubahan arah ini. Headset seharga US$3.499 itu menghadapi kendala bobot, harga tinggi, dan ekosistem aplikasi yang terbatas.

Dua Proyek Kacamata Pintar yang Masih Berjalan

Peta jalan Apple kini menyisakan dua proyek wearable aktif.

Pertama, kacamata pintar berbasis AI tanpa layar fisik yang mengandalkan kamera, mikrofon, dan kontrol suara untuk menantang Ray-Ban Meta.

>>> Serial Animasi Among Us Rilis, Episode 1 Bisa Ditonton Gratis

Produk ini ditargetkan memasuki pasar komersial pada tahun 2027. Kedua, kacamata AR canggih dengan teknologi optical waveguide yang mampu menampilkan informasi virtual di depan mata pengguna.

Kacamata AR tersebut membutuhkan waktu pengembangan lebih lama dan diperkirakan baru siap diluncurkan paling cepat pada tahun 2029.

Perbedaan Pandangan Analis

Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, memberikan perspektif berbeda. Menurutnya, proyek Vision Pro 2 sebenarnya masih dalam tahap pengujian internal meskipun statusnya dibekukan sementara.

Apple disebut masih mencari cara untuk mengatasi kendala desain dan biaya produksi yang tinggi.

Rencana alternatif untuk headset Vision Pro yang lebih ekonomis dan ringan diprediksi baru terealisasi pada akhir 2028 atau 2029.

>>> AI Ubah Standar Pemilihan Televisi Modern, Fokus pada Pengalaman Personal

Kabar peralihan fokus ini memicu kekhawatiran di kalangan pengguna Vision Pro yang ada. Mereka khawatir penurunan investasi Apple dapat menghambat pertumbuhan ekosistem konten digital kreatif di masa depan.