Kebutuhan kapasitas RAM pada smartphone mengalami pergeseran signifikan seiring masifnya integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) yang berjalan langsung di dalam perangkat.

Kapasitas 8GB RAM yang beberapa tahun lalu dinilai sudah lebih dari cukup, kini mulai bergeser.

>>> Google Luncurkan Gemini Go untuk Ponsel Spesifikasi Rendah

Para pengamat menilai bahwa kapasitas memori minimal 12GB menjadi standar baru agar pengguna dapat menikmati fungsionalitas fitur AI generatif terbaru secara maksimal.

Lonjakan kebutuhan memori ini dipicu oleh tren pemrosesan data yang beralih ke sistem lokal atau on-device AI, alih-alih mengandalkan server awan.

Sistem pemrosesan lokal mampu menawarkan respons yang jauh lebih cepat sekaligus menjamin keamanan privasi data pengguna.

Laporan dari Gizmochina mengungkapkan bahwa platform Gemini Intelligence milik Google telah menetapkan standardisasi spesifikasi perangkat keras yang lebih tinggi.

Platform tersebut mewajibkan perangkat memiliki kapasitas RAM minimal 12GB sebagai syarat utama untuk menjalankan operasional fitur AI teranyar dengan optimal.

Kesesuaian Kapasitas RAM untuk Pengguna

Meski standar performa meningkat, ponsel dengan kapasitas RAM 8GB tidak serta-merta kehilangan fungsinya bagi mayoritas pengguna dalam aktivitas harian.

Kapasitas 8GB RAM masih mumpuni untuk berselancar di internet, mengakses media sosial, menikmati video streaming, hingga fotografi ringan.

Secara teknis, RAM bertindak sebagai ruang penyimpanan data sementara yang menentukan seberapa banyak aplikasi bisa tetap aktif berjalan di latar belakang tanpa memicu proses muat ulang.

Alokasi kapasitas memori smartphone dapat disesuaikan dengan profil kebutuhan masing-masing pengguna.

Ponsel dengan RAM 6GB masih sanggup memfasilitasi kebutuhan komunikasi dasar dan hiburan ringan, meskipun pengguna akan menemui kendala saat melakukan multitasking yang intens.