Pilihan menu sarapan perlu diperhatikan karena berdampak langsung pada kadar kolesterol darah. Makanan tinggi lemak jenuh dan rendah serat yang dikonsumsi rutin dapat memicu penyakit jantung.

Makanan ultra-proses seperti sosis menjadi salah satu asupan yang harus diwaspadai saat sarapan.

>>> Pengguna Buru Link DANA Kaget Malam Ini untuk Saldo Gratis

Ahli gizi Paloma Vega menjelaskan bahwa lemak jenuh dalam sosis mengganggu kemampuan hati mengeluarkan kolesterol LDL dari darah.

"Lemak jenuh dapat mengurangi aktivitas reseptor LDL di hati, sehingga kadar kolesterol jahat meningkat seiring waktu," ujar Paloma.

Sebagai gambaran, 100 gram sosis goreng mengandung sekitar 9 gram lemak jenuh, hampir menyentuh batas aman harian.

Alternatif Sarapan Sehat

Para ahli menyarankan beralih ke makanan kaya serat larut dan lemak tak jenuh. Oatmeal menjadi pilihan utama karena mengandung beta-glukan yang terbukti menurunkan kolesterol LDL.

Ahli gizi kardiovaskular Lena Beal menyebut serat larut sebagai 'serat lengket' karena menangkap kolesterol di usus dan membantu pembuangannya.

Oatmeal dapat ditambahkan buah segar, biji chia, flaxseed, atau kacang-kacangan.

Opsi sehat lain adalah roti gandum utuh dengan alpukat.

>>> Ekonomi Indonesia Diklaim Kuat Hadapi Tekanan Eksternal

Menurut ahli gizi Collin Popp, kombinasi ini menyediakan serat, lemak tak jenuh, dan sterol tumbuhan yang menjaga kestabilan kolesterol.

Greek yogurt rendah lemak tanpa gula tambahan juga dianjurkan karena kaya protein dan probiotik. Untuk telur, konsumsinya harus dipadukan dengan sayuran atau roti gandum, bukan sosis.

Ahli gizi Patricia Kolesa mengutip American Heart Association bahwa individu sehat boleh mengonsumsi satu butir telur utuh per hari sebagai bagian dari pola makan sehat.

Modifikasi Menu Sarapan Lokal

Prinsip sehat ini dapat diterapkan pada kuliner tradisional Indonesia.

Bubur ayam tetap sehat jika disajikan tanpa kerupuk berlebih, tanpa kulit ayam, dan dilengkapi telur rebus atau suwiran daging tanpa lemak.

Lontong sayur bisa disiasati dengan membatasi kuah santan dan memperbanyak sayuran. Konsumsi serat lebih banyak membantu mengontrol kolesterol.

>>> Fanny Ghassani dan Hana Malasan Bagikan Cara Diet Paling Ampuh

Untuk kepraktisan, roti gandum, telur, buah, dan susu rendah lemak menjadi alternatif terbaik.