Sofa merupakan perabotan esensial di hampir setiap rumah. Namun, kebiasaan menempatkannya menempel langsung ke dinding ternyata kurang ideal menurut para ahli dekorasi.

Desainer interior Steph Schlegelmilch menjelaskan bahwa sofa yang menempel pada dinding dapat memperlebar jarak komunikasi antarpenghuni.

>>> Mama Sinta Minta Perlindungan LPSK Terkait Film Pesta Babi

Sebaliknya, memberi sedikit jarak dari dinding akan mendekatkan posisi duduk sehingga menciptakan suasana kumpul yang lebih hangat.

Pendapat serupa disampaikan desainer interior Catherine Staples mengenai aturan Lingkaran Percakapan 10 Kaki.

Aturan ini menyebutkan bahwa sofa sebaiknya berada dalam lingkaran berdiameter sekitar 3 meter agar komunikasi lebih kondusif.

Manfaat Memberi Jarak pada Sofa

Selain memperlancar interaksi, memberikan celah di belakang sofa juga sejalan dengan prinsip feng shui, terutama jika sofa membelakangi jendela.

Jarak minimal yang disarankan adalah 5 cm, atau bisa disiasati dengan menaruh lemari kecil dan dekorasi di area kosong tersebut.

>>> Baliho PB XIV Hangabehi Bermunculan di Solo, Kubu Purboyo Pertimbangkan Gugatan Hukum

Desainer interior Abigail Ahern menambahkan bahwa memberi jarak pada furnitur justru memberikan ilusi ruangan yang lebih lapang.

Ia menyarankan untuk tidak menempelkan furnitur ke dinding sekecil apa pun ruangannya.

Menurut Ahern, menempelkan sofa ke dinding akan menciptakan ruang kosong yang aneh di tengah dan terasa tidak nyaman.

Dengan menggeser sofa sedikit saja, ruangan akan terasa lebih besar dan seimbang.

Meski demikian, aturan ini dapat dikecualikan jika ukuran ruangan sangat terbatas, misalnya ruangan berukuran 3x3 meter.

>>> Menteri Keuangan Tegaskan Kas Negara Kuat Capai Rp 513 Triliun

Dalam kondisi tersebut, menempelkan sofa ke dinding mungkin menjadi pilihan yang lebih praktis.