Harga emas perhiasan di tiga jaringan gerai utama, yaitu Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas, mengalami penurunan serentak pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti permintaan industri perhiasan dunia, pergerakan nilai tukar mata uang, dan kebijakan bank sentral.

>>> Bank Mandiri Taspen Berdayakan Lansia Lewat Kegiatan Glow and Grow

Calon pembeli dan investor perhiasan disarankan memantau fluktuasi harga secara berkala untuk mengambil keputusan yang tepat saat bertransaksi.

Rincian Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia

Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan turun untuk semua kadar karat, dengan koreksi hingga puluhan ribu rupiah per gram.

Emas 24 karat dibanderol Rp 2.385.000 per gram, turun Rp 60.000.

Emas 23 karat Rp 2.135.000 (turun Rp 50.000), dan emas 22 karat Rp 1.978.000 (turun Rp 28.000).

Untuk emas 21 karat Rp 1.889.000 (turun Rp 27.000), 20 karat Rp 1.799.000 (turun Rp 25.000), dan 19 karat Rp 1.708.000 (turun Rp 24.000).

Emas 18 karat Rp 1.620.000 (turun Rp 23.000), 17 karat Rp 1.529.000 (turun Rp 22.000), dan 16 karat Rp 1.439.000 (turun Rp 20.000).

Emas 15 karat Rp 1.350.000 (turun Rp 19.000), 14 karat Rp 1.259.000 (turun Rp 18.000), 13 karat Rp 1.169.000 (turun Rp 16.000), dan 12 karat Rp 1.080.000 (turun Rp 16.000).

Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi

Gerai Hartadinata Abadi juga memperbarui label harga dengan tren penurunan serupa.

>>> IHSG Anjlok 4,2 Persen, Investor Asing Jual Bersih Rp 13,78 Triliun

Emas 22 karat dijual Rp 2.503.000 per gram (turun Rp 21.000), 20 karat Rp 2.491.000 (turun Rp 21.000), dan 17 karat Rp 2.187.000 (turun Rp 18.000).