Menkeu Purbaya Pertanyakan Penyegelan Gerai Tiffany & Co oleh Bea Cukai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan langkah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyegel gerai Tiffany & Co. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTA di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2026).
Purbaya menilai penyegelan tersebut prematur karena proses pemeriksaan dokumen impor dan audit bersama oleh Direktorat Audit terhadap perusahaan barang mewah itu masih berjalan.
>>> 5 Zodiak Paling Beruntung pada 6 Juni 2026, Ada Aries hingga Pisces
Penjelasan Dirjen Bea Cukai
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menjelaskan bahwa pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran kepabeanan.
"Terkait dengan perkembangan Tiffany & Co, saat ini sedang dilakukan penelitian ataupun audit bersama oleh Direktur Audit, dan sampai dengan saat ini kita belum menerima hasilnya," ujar Djaka.
Ia menambahkan bahwa penelitian terhadap berkas-berkas impor perusahaan masih terus berlangsung, sehingga pihak berwenang belum bisa mengambil kesimpulan final.
"Masih dilakukan pemeriksaan secara mendalam. Apakah Tiffany melakukan pelanggaran, karena pasti akan diteliti dokumen impornya," kata Djaka.
>>> Harga Emas Dunia Tembus Level Kritis Usai Rilis Data Pekerjaan AS
Mendengar pemaparan bahwa kepastian pelanggaran belum dapat disimpulkan, Menkeu langsung menginstruksikan Dirjen Bea Cukai untuk melakukan investigasi lebih lanjut atas tindakan penyegelan tersebut.
"Pak Djaka kalau belum pasti kenapa udah disegel? Nanti investigasi ya Pak," kata Purbaya.
Djaka merespons positif instruksi tersebut. "Siap, nanti saya dalami lagi," jawabnya.
>>> Skema Ekspor Satu Pintu PT DSI Berpotensi Picu Risiko Kurs
Sebelumnya, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta menyegel tiga toko emas Tiffany & Co karena adanya indikasi barang masuk ke pusat perbelanjaan tanpa pemenuhan kewajiban kepabeanan dan pajak.
Update Terbaru
Cyberpunk 2077: Jadi Korporat Jahat yang Impian, Meski Harus Berpikir Keras soal Egois
Rabu / 22-07-2026, 06:45 WIB
Steve McBee Sr Tunjuk Mantan Istri sebagai Presiden Interim McBee Farms
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Badai Parah Landa AS Timur Sebelum Cuaca Lebih Sejuk
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Mutsumi Aoki Luncurkan Manga Baru Seinaru Hime no Kakushigoto
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
WNBA Umumkan Peserta Kontes Tiga Angka All-Star Weekend
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
Warren Buffett Peringatkan Risiko Pasar Saham Meningkat Akibat Valuasi Tinggi
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Savannah Guthrie Kembali ke Today Sebelum Syuting Wordle
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Star Wars: The Mandalorian and Grogu Kini Tersedia di Platform Digital
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Nespresso dan Blue Bottle Coffee Luncurkan NOLA STYLE BLEND, Iced Coffee Premium dengan Cita Rasa Chicory
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
10 Rekomendasi HP dengan AI On-Device Terbaik 2026, Bisa Jalan Tanpa Internet
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Rasio Staking Ethereum Tembus 33,9%, 40,7 Juta ETH Terkunci
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Hukuman Larry Millete, Pembunuh Istri yang Hilang, Akan Dibacakan September
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Polisi Kumpulkan Lebih dari 100 Senjata Api di Acara Encinitas
Rabu / 22-07-2026, 06:39 WIB
Nuanu Luncurkan Sutala Market, Target Masuk 5 Besar Destinasi Gastronomi Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 06:35 WIB







