Akses IPO SpaceX Diblokir di China dan Hong Kong, Muncul Error 1009
Rencana penawaran saham perdana (IPO) SpaceX terus menjadi sorotan investor global.
Perusahaan milik Elon Musk itu menargetkan dana hingga US$ 75 miliar atau sekitar Rp 1.220 triliun, dengan valuasi diperkirakan mencapai US$ 1,75 triliun.
>>> Saham Wall Street Anjlok, Rentetan Kemenangan 9 Pekan Terhenti
Namun, kendala akses muncul di tengah momentum ini.
Pengguna internet di China daratan dan Hong Kong tidak dapat mengakses situs resmi SpaceX maupun dokumen pemasaran IPO yang dipublikasikan pada Jumat (5/6).
SpaceX telah memulai roadshow IPO di New York pada Kamis (4/6).
Materi presentasi untuk calon investor diunggah ke situs perusahaan dan dapat diakses di sebagian besar pasar utama Asia, kecuali China dan Hong Kong.
Saat pengguna di wilayah tersebut mencoba membuka situs atau dokumen IPO, muncul pesan kesalahan "Error 1009".
Menurut Cloudflare, kode itu umumnya muncul ketika pemilik situs membatasi akses dari negara atau wilayah tertentu berdasarkan alamat IP.
Hingga kini belum diketahui sejak kapan pembatasan itu berlaku atau alasan di balik keputusan tersebut.
SpaceX belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters, dan Citigroup sebagai penjamin emisi utama juga menolak berkomentar.
>>> Pixar Ungkap Wajah Pemilik Pertama Jessie Jelang Toy Story 5
Kaitan dengan Kontraktor Pertahanan
Sejumlah pengamat menilai pembatasan akses kemungkinan berkaitan dengan posisi SpaceX sebagai kontraktor pertahanan Amerika Serikat.
Presiden Kehormatan Hong Kong Information Technology Federation, Francis Fong, mengatakan pemblokiran berdasarkan wilayah biasanya merupakan keputusan pemilik situs.
Isu keterlibatan investor China dalam SpaceX juga pernah menjadi perhatian di AS.
Pada Februari lalu, dua senator Partai Demokrat meminta Pentagon meninjau dugaan kepemilikan saham SpaceX oleh investor China yang dinilai dapat menimbulkan risiko keamanan nasional.
Dampak Pembatasan bagi Investor Regional
Dokumen roadshow dan materi pemasaran merupakan sumber informasi penting bagi investor untuk memahami kondisi bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan sebelum membeli saham saat IPO.
Keterbatasan akses berpotensi mengurangi kemampuan sebagian investor di China dan Hong Kong untuk mempelajari prospek SpaceX.
Menurut Jeffery Chan, Managing Director Central Asset Investments di Hong Kong, investor institusi regional kemungkinan masih dapat mengakses proses penawaran melalui mekanisme bookbuilding yang lazim di pasar modal AS.
>>> Pasar Kripto Merosot, Ether Anjlok ke Level Terendah Setahun
Sementara bagi investor ritel, peluang memperoleh alokasi saham IPO SpaceX secara langsung dinilai tidak mudah sejak awal.
Update Terbaru
Persediaan Minyak di Level Berbahaya, Harga Bensin Siap Melonjak
Sabtu / 06-06-2026, 06:47 WIB
MotoGP Resmi Kembalikan GP Hungaria ke Kalender 2026
Sabtu / 06-06-2026, 06:47 WIB
Tuchel Khawatirkan Kondisi Rumput Stadion Jelang Uji Coba Lawan Selandia Baru
Sabtu / 06-06-2026, 06:42 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Dipicu Redanya Risiko Konflik AS-Iran
Sabtu / 06-06-2026, 06:42 WIB
Teuku Riefky Harsya Resmikan Festival Burger Dunia di Jakarta
Sabtu / 06-06-2026, 06:40 WIB
Paraguay Ungguli Nikaragua Lewat Penalti di Babak Pertama
Sabtu / 06-06-2026, 06:37 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Z Flip 8 dalam Dua Varian Chipset
Sabtu / 06-06-2026, 06:37 WIB
Analis Pertahankan Rekomendasi Beli Saham PGAS, Target Harga Rp2.300
Sabtu / 06-06-2026, 06:36 WIB
UIN Sunan Kalijaga Buka PMB Jalur Mandiri 2026 dan Prodi Kedokteran
Sabtu / 06-06-2026, 06:36 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Z Flip 8 dengan Dua Varian Chipset Berbeda
Sabtu / 06-06-2026, 06:36 WIB
Timnas Indonesia Tundukkan Oman Tiga Gol Tanpa Balas di GBK
Sabtu / 06-06-2026, 06:32 WIB
Paraguay Kalahkan Nikaragua 1-0 Berkat Penalti Romero Gamarra
Sabtu / 06-06-2026, 06:32 WIB
Tiongkok Perluas Pembatasan Investasi Luar Negeri untuk Lindungi Teknologi
Sabtu / 06-06-2026, 06:32 WIB
Harga Emas Bergejolak, Permintaan Fisik di Asia Melambat
Sabtu / 06-06-2026, 06:27 WIB






