Tiongkok Perluas Pembatasan Investasi Luar Negeri untuk Lindungi Teknologi

Pemerintah Tiongkok resmi memperluas pembatasan investasi luar negeri untuk mengamankan teknologi dan rantai pasok domestik dari tekanan global.
Dewan Negara Tiongkok merilis kebijakan baru pada Senin, 1 Juni 2026, yang mewajibkan penyaringan keamanan nasional bagi perusahaan dan investor individu yang ingin berinvestasi di luar negeri.
>>> Harga Emas Bergejolak, Permintaan Fisik di Asia Melambat
Aturan ini merupakan lanjutan dari kebijakan April lalu yang memberi wewenang intervensi terhadap perusahaan asing yang mencoba memindahkan rantai pasok keluar dari Tiongkok.
Kini pengawasan modal tidak hanya menyasar korporasi, tetapi juga warga sipil dan pendiri perusahaan teknologi yang sebelumnya beroperasi di area abu-abu hukum.
Respons terhadap Fragmentasi Ekonomi Global
Langkah ini menandai pergeseran dari sistem pasar terbuka menuju era fragmentasi ekonomi, seiring kekhawatiran Eropa dan Amerika Serikat atas dominasi manufaktur Tiongkok.
Pengamat perdagangan dari Hogan Lovells di Hong Kong menilai kerja sama erat dua kekuatan ekonomi terbesar dunia kini telah berakhir.
>>> Jadwal Semifinal Indonesia Open 6 Juni 2026: Derbi Ganda Putra Tersaji
"We’ve moved away from a world where laws made it easier to allow the flow of capital, people, technology and trade to go around," kata Ben Kostrzewa, mitra dan pakar perdagangan di Hogan Lovells, sebagaimana dilansir dari New York Times.
Pengetatan arus modal ini juga menjadi respons terhadap meningkatnya hambatan dagang dari Washington hingga Brussels yang mencoba membendung produk Tiongkok di pasar internasional.
"The Chimerica economy envisioned 20 years ago turned out to be chimerical," ujar Ben Kostrzewa.
>>> CEO GM Soroti Dampak Kelebihan Produksi EV di Tiongkok
Aturan baru ini berpotensi meningkatkan hambatan kepatuhan hukum bagi investor reguler maupun pendiri perusahaan rintisan teknologi yang ingin menyalurkan dana ke luar ekosistem domestik.
Update Terbaru
ACERUN 7K 2026: Paduan Olahraga dan Teknologi AI untuk Hidup Sehat
Sabtu / 06-06-2026, 07:52 WIB
Jangan Banyak-Banyak Makan Daging Merah, Begini Efek Buruknya
Sabtu / 06-06-2026, 07:48 WIB
Pedro Acosta Tercepat di Practice MotoGP Hungaria 2026
Sabtu / 06-06-2026, 07:47 WIB
Pedro Acosta Tercepat di Practice MotoGP Hungaria 2026
Sabtu / 06-06-2026, 07:47 WIB
Saham Wall Street Anjlok, Aksi Jual Sektor Teknologi Jadi Biang Kerok
Sabtu / 06-06-2026, 07:44 WIB
Pertamina Terapkan Dual Growth Strategy untuk Ketahanan Energi Nasional
Sabtu / 06-06-2026, 07:42 WIB
Alan Shearer: Inggris Bisa Bersaing di Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya
Sabtu / 06-06-2026, 07:42 WIB
Turis Asing Mulai Jelajahi Destinasi Wisata Selain Bali
Sabtu / 06-06-2026, 07:40 WIB
52 Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Buruan Klaim Skin M1887 Rapper Underworld
Sabtu / 06-06-2026, 07:40 WIB
Slank Manfaatkan Teknologi AI dalam Pembuatan Dua Video Musik Terbaru
Sabtu / 06-06-2026, 07:40 WIB
Wuling Motors Resmi Pasarkan Eksion PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih 1.000 Km
Sabtu / 06-06-2026, 07:37 WIB
Wuling Pasarkan Eksion PHEV, Mampu Tempuh Lebih dari 1.000 Km
Sabtu / 06-06-2026, 07:37 WIB
Kylian Mbappe Ungkap Perbedaan Mencolok Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Sabtu / 06-06-2026, 07:37 WIB
Kia Telluride dan Mercedes GLE/GLS Ditarik karena Masalah Sabuk Pengaman
Sabtu / 06-06-2026, 07:36 WIB






