Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan positif pendapatan premi bisnis baru pada kuartal I-2026. Hal ini diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (2/6).

Secara weighted, pendapatan premi bisnis baru mencapai Rp 10,71 triliun. Angka ini meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

>>> FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menyampaikan bahwa pertumbuhan juga terlihat pada perhitungan un-weighted. Pendapatan premi bisnis baru un-weighted mencapai Rp 27,90 triliun, naik 5% secara tahunan.

Albertus menjelaskan bahwa segmen masyarakat dengan kapasitas finansial lebih kuat masih membutuhkan produk yang menggabungkan perlindungan dan investasi.

>>> Sarwendah Klarifikasi dan Minta Maaf Usai Video Ucapan Kasar Viral

Kebutuhan tersebut relatif tidak terdampak oleh kondisi ekonomi saat ini.

>>> Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di Garuda Championship Series

Sementara itu, premi asuransi jiwa lanjutan justru mengalami kontraksi. Pada kuartal I-2026, premi lanjutan terkumpul Rp 19,37 triliun, turun 7,5% dibandingkan kuartal I-2025.