FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
FIFA secara resmi melarang seluruh penonton membawa botol air minum, baik plastik maupun tumbler, ke dalam stadion selama Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keputusan ini diumumkan menjelang laga pembuka turnamen dan tercantum dalam Kode Etik Stadion FIFA setebal 35 halaman yang telah diperbarui.
>>> Sarwendah Klarifikasi dan Minta Maaf Usai Video Ucapan Kasar Viral
Aturan sebelumnya mengizinkan penggemar membawa botol plastik transparan kosong berkapasitas hingga satu liter, namun kini ketentuan tersebut dihapus sepenuhnya.
Penonton diwajibkan membeli air di dalam stadion, yang memicu kekhawatiran karena turnamen berlangsung pada musim panas dengan risiko suhu tinggi.
Cuaca panas ekstrem diperkirakan menjadi kendala utama, terutama di wilayah selatan Amerika Serikat di mana suhu siang hari selama Juni dan Juli dapat melonjak melebihi 26 derajat Celsius.
Alasan Keamanan vs Tuduhan Komersialisasi
Pihak FIFA berdalih bahwa regulasi serupa sudah berlaku di beberapa stadion dan mereka hanya menyamakan aturan di semua tempat pelaksana.
Juru bicara FIFA kepada NBC News pada Kamis (4/5) menyatakan, "FIFA membuat keputusan untuk melarang botol demi mencegah risiko dan cedera pada pemain dan penonton."
Namun, laporan New York Times menyebutkan adanya indikasi pengaruh sponsor besar seperti Coca-Cola yang memegang hak eksklusif penjualan minuman di area turnamen.
>>> Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di Garuda Championship Series
Untuk mengatasi potensi dehidrasi massal, FIFA mengklaim akan menyediakan stasiun penyemprotan, kipas angin, stasiun hidrasi, dan tenda pendingin di sekitar stadion.
Kebijakan ini mendapat kecaman keras dari asosiasi suporter internasional. Direktur Eksekutif Suporter Sepakbola Eropa, Ronan Evain, menyebutnya sebagai risiko kesehatan yang nyata.
"Ini menunjukkan bahwa sekali lagi, prioritasnya adalah menggenjot pendapatan. Betapa amoralnya untuk mengambil keuntungan dari air di situasi ini," kata Evain kepada The Guardian.
Protes juga membanjiri media sosial. Akun Free Lions, kelompok pendukung timnas Inggris, menulis, "Lalu apa selanjutnya?
Tabir surya dilarang dan penggemar dipaksa membelinya di stadion?"
>>> Kementerian PU Siapkan Rp1,24 Triliun untuk Atasi Darurat Sampah
Kelompok pendukung menilai pembatasan ini tidak realistis mengingat banyak stadion yang terbuka dan panas.
Update Terbaru
Ipswich Town Berpotensi Pinjamkan Elkan Baggott pada Musim Kompetisi Baru
Jumat / 05-06-2026, 23:32 WIB
Timnas India Hadapi Tajikistan di Laga Persahabatan FIFA
Jumat / 05-06-2026, 23:28 WIB
Georgia Jamu Bahrain dalam Laga Persahabatan di Tbilisi
Jumat / 05-06-2026, 23:28 WIB
Diskon $7.000 untuk Corvette, Tapi Hanya untuk Pembeli Terpilih
Jumat / 05-06-2026, 23:24 WIB
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk Targetkan Delisting Rampung April 2027
Jumat / 05-06-2026, 23:24 WIB
Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Jumat / 05-06-2026, 23:22 WIB
LALIGA Musim 2025/2026 Pecahkan Rekor Kehadiran Penonton Tertinggi
Jumat / 05-06-2026, 23:20 WIB
Georgia Jamu Bahrain dalam Laga Uji Coba di Tbilisi
Jumat / 05-06-2026, 23:16 WIB
Reid Hoffman Mundur dari Dewan Direksi Microsoft
Jumat / 05-06-2026, 23:12 WIB
Alexander Zverev Kembali ke Final Roland Garros 2026
Jumat / 05-06-2026, 23:08 WIB
India Luncurkan Bensin E85 untuk Kurangi Impor Minyak
Jumat / 05-06-2026, 23:07 WIB
Dokter Anak Ungkap Tanda Masalah Pencernaan Balita Lewat Perilaku
Jumat / 05-06-2026, 23:04 WIB
Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di SUGBK, Emil Audero Jadi Bintang
Jumat / 05-06-2026, 23:04 WIB
Data Tenaga Kerja AS Melonjak, Ubah Prediksi Suku Bunga Fed
Jumat / 05-06-2026, 23:00 WIB






