Harga Minyak Dunia Tembus US$91,5 Usai AS Kembali Serang Iran
Harga minyak dunia kembali mencatat kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7) setelah Amerika Serikat melanjutkan serangan ke target militer Iran.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik 50 sen atau 0,55 persen menjadi US$91,51 per barel pada awal perdagangan.
>>> TNI AD: 9 Orang Jadi Pelaku Pengeroyokan Anggota di Tangsel
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 30 sen atau 0,36 persen ke level US$84,64 per barel.
Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak ditutup di level tertinggi dalam lima pekan pada perdagangan Selasa (21/7), menyusul serangan AS ke sejumlah target di wilayah selatan dan barat Iran.
Di saat bersamaan, Iran melancarkan serangan ke fasilitas militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Militer AS mengatakan serangan terbaru ke Iran dimulai pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu dini hari waktu Iran.
Operasi tersebut menandai malam ke-11 berturut-turut AS menggempur target militer Iran.
Tak lama setelah itu, militer Kuwait melaporkan sistem pertahanan udaranya mencegat sejumlah drone Iran yang memasuki wilayah negara tersebut.
>>> Cara Praktis Melihat Status Desil Bansos 2026 dan Skema Penyaluran Tahap 3
Rangkaian serangan balasan antara kedua negara kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak dunia.
Risiko itu semakin meningkat setelah kelompok Houthi di Yaman, yang didukung Iran, mengancam akan menyerang kapal pengangkut minyak Saudi di Selat Bab el-Mandeb serta mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi.
Bab el-Mandeb di pintu selatan Laut Merah kini menjadi jalur ekspor minyak yang semakin penting bagi Arab Saudi, terutama setelah arus pelayaran melalui Selat Hormuz menurun tajam sejak gencatan senjata AS-Iran runtuh pada awal bulan ini.
Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengungkapkan perang yang berlangsung dengan Iran telah menghabiskan biaya sekitar US$37,5 miliar, atau meningkat hampir US$8 miliar dibandingkan estimasi terakhir.
Sementara itu, data American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah dan produk distilat AS meningkat pada pekan lalu, sedangkan stok bensin mengalami penurunan.
>>> Cara Cek Status Pencairan Bansos Triwulan 3 Tahun 2026 Lewat Rekening SIKS-NG
Pelaku pasar kini menantikan data resmi persediaan energi dari Energy Information Administration (EIA) yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat.
Update Terbaru
Siapa Anak dan Istri Sudaryono? Ketua BGN Baru yang Gantikan Nanik S. Deyang, Bukan Orang Sembarangan?
Rabu / 22-07-2026, 13:36 WIB
Ruben Onsu Bungkam Soal Materi Mediasi dengan Sarwendah
Rabu / 22-07-2026, 13:36 WIB
Google Luncurkan Gemini 3.6 Flash, 3.5 Flash-Lite, dan 3.5 Flash Cyber untuk AI Agent
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Sejarah 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional: Berawal dari UU Kesejahteraan Anak
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Label dan Pajak Karbon pada Pangan Efektif Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Christian Sugiono Ungkap Standar Hunian Nyaman dan Fungsional di Tengah Kesibukan Jakarta-Bali
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026, Penyaluran Dimulai 20 Juli untuk Penerima DTSEN
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Cara Daftar Perlinsos Kemensos 2026 Online via HP, Lengkap Syaratnya
Rabu / 22-07-2026, 13:35 WIB
Profil Sudaryono: Dari Anak Petani di Grobogan, Ajudan Prabowo, hingga Jabat Kepala BGN Baru
Rabu / 22-07-2026, 13:34 WIB
Apa Pekerjaan Arief Fadli? Sosok Suami Nathalie Holscher Mantan Istri Komedian Sule yang Telah Resmi Menikah Kembali
Rabu / 22-07-2026, 13:33 WIB
Resmi! Prabowo Tunjuk Wamentan Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Intip Rekam Jejak Mentereng Sang Mas Dar
Rabu / 22-07-2026, 13:30 WIB
Manga Shōjōhime Karya ippatu Pindah ke YanMaga Web pada 2 Agustus
Rabu / 22-07-2026, 13:29 WIB







