Bali Towerindo Targetkan Pendapatan Rp1,2 Triliun pada 2026
PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membidik pendapatan sebesar Rp1,2 triliun pada tahun 2026. Target tersebut diumumkan dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Selain target pendapatan, perseroan juga menetapkan margin EBITDA sebesar 69,49 persen.
>>> Persib Bandung Fokus pada Dua Kompetisi Musim Depan Akibat Jadwal Padat
Rencana ini disusun setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2025 senilai Rp118,03 miliar.
Dividen yang dibagikan setara dengan Rp30 per lembar saham. Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.
Kinerja Keuangan 2025
Sepanjang tahun 2025, emiten infrastruktur telekomunikasi ini mencatatkan pendapatan Rp1,23 triliun. Angka tersebut tumbuh 18,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan mendorong EBITDA perseroan mencapai Rp834 miliar. Margin EBITDA pun terjaga di level 67 persen.
Bisnis utama perusahaan meliputi penyewaan menara telekomunikasi, transmisi dan bandwidth, serta layanan operation & maintenance (O&M).
Perseroan juga mengelola layanan fiber to the X (FTTX), data center, dan VSAT RTGS.
Hingga akhir 2025, perusahaan mengelola 3.762 site menara dengan total 1.899 penyewa.
>>> Kevin Sanjaya Puji Potensi Ganda Putra Raymond/Joaquin di Indonesia Open 2026
Ekspansi ini menjadikan Bali Towerindo sebagai penyedia menara terbesar di Bali dan salah satu pemain utama micro cell pole (MCP) di Jakarta.
Seluruh menara telah terhubung dengan jaringan serat optik atau microwave untuk mendukung teknologi 4G dan 5G.
Pada bisnis FTTX, jumlah home passed mencapai 274.311 unit yang melayani pelanggan residensial, korporasi, dan pemerintahan.
Strategi Ekspansi 2026
Manajemen mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp239 miliar untuk merealisasikan target ekspansi tahun ini.
Dana tersebut digunakan untuk menambah 62 unit menara MCP, 500 titik VSAT RTGS, dan 20.000 unit home passed baru.
Perseroan juga menjalankan langkah anorganik dengan membentuk anak usaha baru, PT Paramitra Teknologi Pintar.
>>> Timnas Indonesia Kalahkan Oman 3-0 di FIFA Matchday Jakarta
Selain itu, perusahaan melakukan akuisisi bertahap untuk kepemilikan penuh atas PT Jelajah Data Semesta guna memperkuat pertumbuhan berkelanjutan.
Update Terbaru
Jason Alexander Minta Maaf ke Courtney Stodden atas Sketsa Kontroversial
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Alasan Negara-negara Arab Tak Balas Serangan Iran
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Tato 'Celeste' di Jari D4vd Terungkap di Sidang
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
Wali Wendy Williams Selesaikan Gugatan Hukum dengan A&E soal Dokumenter
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
Purbaya: Danantara Penentu Arah Subsidi Kendaraan Listrik
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
DJP Gandeng TNI-Polri Awasi Wajib Pajak: Untung atau Buntung?
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
Anak Batuk Tak Kunjung Sembuh, Bisa Jadi Terkena GERD
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
4 Bulan Kekeringan, Warga Tangerang Berebut Air Bersih
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB
FIFA Selidiki Kericuhan Pascalaga Final, Pemain Argentina Terancam Sanksi
Rabu / 22-07-2026, 07:34 WIB
Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Emi Martinez Pertimbangkan Pensiun
Rabu / 22-07-2026, 07:34 WIB
5 Transfer Termahal Liga Inggris usai Morgan Rogers Gabung Chelsea
Rabu / 22-07-2026, 07:34 WIB
Agent Kim Reactivated Kukuhkan Puncak Netflix Non-Inggris Tiga Pekan
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB







