Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Depan
Nilai tukar rupiah diprediksi bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Sebelumnya, rupiah ditutup menguat pada Jumat (5/6/2026).
Kurs rupiah menguat 13 poin ke level Rp 18.036 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp 18.049.
>>> Mengapa Makkah Disebut Tanah Haram? Ini Aturan Khusus di Dalamnya
Namun, pada pagi hari rupiah sempat dibuka melemah 18 poin ke Rp 18.067 per dolar AS.
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memberikan estimasi pergerakan rupiah untuk jangka pendek hingga satu minggu ke depan.
Ia menyebut rupiah akan fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan Senin depan.
"Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 18.030 - Rp 18.100.
Sedangkan untuk satu minggu ke depan sekitar Rp 17.950 - Rp 18.250," ungkap Ibrahim.
>>> KPK Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA di Kementerian Imipas
Ibrahim menjelaskan bahwa fluktuasi ini dipicu oleh kerentanan rupiah terhadap sentimen eksternal.
Salah satunya adalah peningkatan ketidakpastian konflik di Timur Tengah setelah Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menolak kesepakatan gencatan senjata dengan Israel yang dimediasi AS.
Di sisi lain, tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS dapat melemahkan dolar AS. Hal ini berpotensi mendukung harga komoditas yang didenominasi dalam dolar seperti emas.
Faktor internal juga membayangi pergerakan rupiah.
OECD baru saja memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 dari 4,8 persen menjadi 4,7 persen.
>>> Penjualan Ritel Daihatsu Melonjak 25 Persen pada Mei 2026
Pertumbuhan baru diperkirakan menguat ke 5 persen pada 2027 setelah tekanan eksternal mereda.
Update Terbaru
Psy Cetak Sejarah: 'Gangnam Style' Tembus 6 Miliar Views di YouTube
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Netflix Rilis Trailer dan Visual Spesial LEGO One Piece
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Toyota Tundra 2027 Dapat Paket Trailhunter untuk Overlanding Lebih Terjangkau
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Mazda Australia Rilis Iklan CX-5 dengan Lagu yang Dianggap 'Cheesy'
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Kapal Perang Rusia Lepaskan Tembakan di Selat Inggris
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Anggaran MBG 2026 Berpotensi Dipangkas Jadi Rp229 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Koalisi Sipil Kecam Pelibatan TNI Awasi Wajib Pajak
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Dasco Bertemu Pegiat Antikorupsi dan Eks Pimpinan KPK
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Isuzu Ingatkan Pengguna B50, Perawatan Kendaraan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
3 Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Ditemukan Tewas
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
Ekonomi Iran Tertekan, Israel Siapkan Serangan Baru
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis Masuk RPJMD hingga APBD
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Dua Komandan Garda Nasional Udara Dipecat karena 'Kehilangan Kepercayaan'
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Netflix Buka Suara soal Nasib Teach You a Lesson Season 2
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB







