Dirjen Bea Cukai Tanggapi Dugaan Suap Rp2,94 Miliar di Kasus Impor
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama akhirnya memberikan tanggapan terkait tuduhan penerimaan suap impor senilai SG$213.600 atau sekitar Rp2,94 miliar per transaksi.
Pernyataan itu disampaikan Djaka saat menghadiri konferensi pers APBN Kita pada Jumat (5/6/2026).
>>> Vidio Siarkan Byon Madness Vol 4 di Spike Air Dome PIK 2
"Terkait permasalahan importasi di Bea Cukai kita sama-sama ikuti perkembangan sidang saja," kata Djaka, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.
Kasus ini mencuat setelah nama Djaka disebut dalam persidangan dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan terdakwa Bos Blueray Cargo, John Field.
Desakan dari Presiden hingga Pengungkapan di Sidang
Pernyataan Djaka muncul setelah adanya desakan dari tingkat tertinggi pemerintahan terkait pembenahan internal di institusi kepabeanan.
Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan instruksi dalam pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
"Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti," tegas Presiden.
>>> Jadwal MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park, Veda Ega Bidik Hasil Besar
Dugaan aliran dana itu sendiri terungkap ketika Jaksa Penuntut Umum KPK memeriksa Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Ditjen Bea Cukai, Orlando Hamonangan Sianipar, sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (20/5/2026).
Jaksa KPK memaparkan bukti berupa amplop cokelat dengan kode 1-DIR yang diserahkan oleh John Field dan Sri Pangastuti pada Agustus 2025, meskipun saksi mengaku tidak mengetahui identitas pasti penerimanya.
"Izin majelis [hakim], kami tegaskan yang nomor 1 adalah Dirjen Bea Cukai [Djaka Budhi Utama]. Nilainya SG$213.600.
Itu kami yang tegaskan. Karena kami yang punya bukti ini," ujar Jaksa KPK Takdir Suhan.
>>> Toyota Siap Unjuk Mobil Balap Hidrogen Cair di Le Mans 24 Jam
Orlando menambahkan bahwa praktik pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada oknum pejabat Bea Cukai diduga telah berlangsung sebanyak enam kali sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.
Update Terbaru
Magic Knight Rayearth 2026 Umumkan Tambahan Pemeran, Tayang Perdana 4 Juli
Jumat / 05-06-2026, 19:37 WIB
Chery Mulai Produksi Mobil di Pabrik Nissan Inggris Tahun Depan
Jumat / 05-06-2026, 19:37 WIB
Pasar Keuangan Domestik Tertekan, IHSG Anjlok 35,3% Sepanjang 2026
Jumat / 05-06-2026, 19:36 WIB
Jadwal Pencairan PIP Juni 2026 dan Cara Cek Penerima Lewat HP
Jumat / 05-06-2026, 19:36 WIB
OMDC Dental Hadirkan Teknologi Radiologi Gigi 3D untuk Diagnosis Lebih Akurat
Jumat / 05-06-2026, 19:36 WIB
Jorge Martin Waspadai Dominasi Marc Marquez di Sirkuit Balaton Park
Jumat / 05-06-2026, 19:32 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Oman Tanpa Jay Idzes di Garuda Championship
Jumat / 05-06-2026, 19:32 WIB
Jorge Martin Waspadai Dominasi Marc Marquez di MotoGP Hungaria 2026
Jumat / 05-06-2026, 19:32 WIB
Frisian Flag Luncurkan Kampanye Temani Langkahmu Kini dan Nanti
Jumat / 05-06-2026, 19:31 WIB
Ramalan Feng Shui: Ekonomi RI Gonjang-Ganjing hingga September 2026
Jumat / 05-06-2026, 19:28 WIB
Pasar Keuangan Domestik Tertekan, Pakar Sarankan Strategi Alokasi Aset Taktis
Jumat / 05-06-2026, 19:28 WIB
BYD Kembangkan Robot Humanoid, Bakal Dijual di Diler Mobil
Jumat / 05-06-2026, 19:27 WIB
Peneliti Italia Berhasil Buat Sourdough Pakai Ragi Mumi Berusia 5.300 Tahun
Jumat / 05-06-2026, 19:27 WIB
Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Oman dan Mozambik
Jumat / 05-06-2026, 19:26 WIB






